Disbudpar Bandung Evaluasi Libur Lebaran Siapkan Strategi Sambut Wisatawan
- 31 Mar 2026 11:41 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan wisata selama libur Lebaran 2026. Evaluasi ini menjadi bahan penting untuk mempersiapkan strategi ke depan dalam menyambut wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, agar mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman dan berkesan.
Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Jujunan Mustafa, menegaskan bahwa keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi saja. Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem wisata yang tertib, aman, dan menyenangkan.
“Penyambutan wisatawan bukan hanya tugas dinas pariwisata. Ada sinergi dengan dinas perhubungan, unsur keamanan, kebersihan, pertamanan, hingga pelaku perhotelan dan restoran. Semua pihak harus bersama-sama menyiapkan kenyamanan serta memberikan kesan baik bagi wisatawan,” ujar Adi, Selasa 31 Maret 2026.
Dalam evaluasi tersebut, Disbudpar mencatat tidak adanya keluhan resmi yang masuk melalui jalur pengaduan. Namun demikian, pihaknya tetap menaruh perhatian terhadap berbagai masukan yang berkembang di media sosial, khususnya terkait kenyamanan wisata di kawasan Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga yang menjadi pusat aktivitas wisatawan.
Menanggapi hal itu, Disbudpar telah mengambil langkah cepat dengan melakukan dialog bersama komunitas terkait, seperti pelaku cosplay dan penyedia jasa fotografi di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan tanpa menghilangkan daya tarik kreativitas lokal.
“Kami sudah berdialog dengan komunitas cosplay dan jasa fotografi agar tidak memaksa pengunjung, tetap menjaga etika, dan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan,” jelasnya.
Selain itu, Adi juga menyoroti dinamika kunjungan wisatawan selama periode Lebaran. Beberapa destinasi unggulan mengalami perubahan pola kunjungan, termasuk Saung Angklung Udjo yang biasanya ramai wisatawan mancanegara, namun pada momen Lebaran justru terpantau lebih sepi.
Meski demikian, destinasi wisata edukasi seperti museum sejarah serta Tourist Information Center (TIC) di kawasan Alun-Alun Bandung tetap mencatat kunjungan wisatawan asing setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Bandung masih menjadi tujuan menarik bagi wisatawan internasional, meskipun terdapat pergeseran minat kunjungan di beberapa lokasi.
Ia pun Ke depan, Disbudpar Kota Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan wisata melalui penguatan koordinasi lintas sektor, penataan kawasan wisata, serta pembinaan terhadap pelaku usaha dan komunitas.
" Langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra Kota Bandung sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah, tertib, dan berdaya saing," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....