Terbatas Anggaran dan Lahan, DPUPR Cimahi Optimalkan Fungsi Drainase Bertahap

  • 31 Mar 2026 10:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Upaya Pemerintah Kota Cimahi dalam menata sistem drainase masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan anggaran hingga persoalan pembebasan lahan.

Kepala DPUPR Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengakui bahwa idealnya penataan drainase dilakukan secara menyeluruh sesuai kaidah teknis. Namun, kondisi di lapangan membuat rencana tersebut belum bisa direalisasikan secara optimal.

Menurutnya, selain karena lebar jalan di Kota Cimahi yang relatif sempit, tingginya biaya pembebasan lahan juga menjadi hambatan utama dalam pelebaran saluran air.

“Bukan hanya karena ruas jalan yang sempit, tapi juga biaya pembebasan lahan yang cukup besar,” ujar Wilman. Selasa 31 Maret 2026.

Sebagai solusi, DPUPR menerapkan pendekatan fungsional dalam pembangunan drainase. Selain berfungsi sebagai saluran air, drainase juga dirancang untuk mendukung kapasitas jalan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggunakan penutup drainase berbahan beton yang dapat dilalui kendaraan, sehingga tidak hanya mengalirkan air tetapi juga memperkuat struktur jalan di atasnya.

“Pendekatan ini dinilai menjadi alternatif realistis di tengah keterbatasan anggaran APBD, sekaligus tetap menjaga fungsi drainase agar berjalan optimal,” katanya.

Meski belum sepenuhnya ideal, Pemkot Cimahi menargetkan perbaikan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....