Bupati Ciamis: Fiskal Turun, Semangat dan Partisipasi Harus Naik untuk Pembangunan

  • 30 Mar 2026 15:29 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Ciamis- Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Adipati Angganaya Bapperida, Senin 30 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk menyepakati prioritas program, kegiatan, serta arah kebijakan pembangunan tahun mendatang.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Musrenbang. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Bupati mengakui bahwa secara data, kondisi fiskal daerah mengalami penurunan. Namun demikian, Ia mengatakan, semangat pembangunan tidak boleh surut. Menurutnya, kekuatan utama Ciamis justru terletak pada tingginya partisipasi masyarakat.

“Secara angka fiskal kita memang menurun, tetapi partisipasi masyarakat justru meningkat luar biasa. Contohnya, bantuan rutilahu dari pemerintah sebesar Rp20 juta bisa berkembang menjadi Rp100 juta berkat gotong royong masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, efisiensi anggaran yang mencapai Rp174 miliar tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan pembangunan. Bupati mengatakan, pembangunan tidak semata bergantung pada besarnya APBD, melainkan juga pada semangat dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Selain pembangunan fisik, Bupati menyoroti pentingnya pembangunan nonfisik, terutama dalam membangun karakter dan mental masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap isu sosial seperti perlindungan anak, kekerasan seksual, dan perundungan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab dalam melindungi anak dan perempuan. Ini harus menjadi perhatian serius bersama,” ujarnya

Bupati juga mengingatkan, pentingnya pengawasan terhadap berbagai fenomena sosial di masyarakat. Ia mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas daerah.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, Musrenbang tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk benar-benar memaksimalkan perencanaan agar selaras dengan kemampuan fiskal dan kebutuhan masyarakat.

“Kita harus realistis, perencanaan harus sesuai dengan kondisi fiskal. Namun tetap optimis, karena tidak ada yang sulit jika kita bersungguh-sungguh,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, komitmennya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa memberatkan masyarakat. Ia menolak kebijakan yang berpotensi menyengsarakan rakyat, dan lebih memilih menggali potensi daerah secara bijak dan berkelanjutan.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis memiliki potensi sumber daya alam yang besar, seperti lahan subur dan sumber air melimpah. Namun, pemanfaatannya harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Kita punya potensi besar, seperti tambang di Pamarican dan Purwadadi. Tapi kita tidak ingin merusak alam hanya untuk mengejar PAD. Kita ingin mewariskan lingkungan yang baik untuk generasi mendatang,” katanya.

Bupati menyampaikan, optimisme meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, pembangunan di Kabupaten Ciamis akan tetap berjalan dengan baik melalui semangat pengabdian, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Musrenbang RKPD ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri, jajaran perangkat daerah, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat. Sebelumnya, rangkaian penyusunan RKPD telah melalui berbagai tahapan, mulai dari musrenbang tingkat desa dan kecamatan, forum perangkat daerah, hingga pra-musrenbang yang dilaksanakan untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan rencana pembangunan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....