Mitigasi Terintegrasi, Kunci Pembangunan Berkelanjutan di Kota Cimahi
- 30 Mar 2026 14:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi memastikan aspek mitigasi bencana menjadi bagian tak terpisahkan dalam perencanaan pembangunan daerah, pembangunan berkelanjutan harus mempertimbangkan risiko bencana yang melekat pada kondisi geografis wilayah.
“Seluruh kebijakan pembangunan, termasuk dalam dokumen perencanaan seperti RPJMD dan RPJBD, selalu mengintegrasikan upaya mitigasi dan penanggulangan bencana,” ujar Wakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira saat menghadiri Sosialisasi Mitigasi Bencana di Aula Kecamatan Cimahi Selatan, Senin 30 Maret 2026.
Menurutnya, tahapan penanganan bencana tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Proses pemulihan atau recovery justru memerlukan waktu lebih panjang, meliputi asesmen kerusakan hingga koordinasi lintas sektor.
“Sebagai contoh, penanganan dampak angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu kini memasuki tahap lanjutan. Pemerintah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan rumah warga terdampak,” ucapnya.
Selain itu, Adhitia menekankan pentingnya penerapan kebijakan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang selaras dengan prinsip mitigasi, guna memastikan setiap pembangunan aman dan minim risiko saat terjadi bencana.
Ia menegaskan, seluruh proses pembangunan harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga perizinan.
“Semua kebijakan harus disusun secara komprehensif agar pembangunan di Cimahi benar-benar berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....