Wali Kota Bandung Imbau Warga Tidak Panic Buying Stok BBM dan BBG Aman

  • 30 Mar 2026 14:35 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG) di wilayah Jawa Barat tetap dalam kondisi aman, meskipun situasi global tengah bergejolak akibat konflik internasional.

‎Farhan menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan energi. Ia justru mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying yang berpotensi mengganggu distribusi.

‎“Kami bersama para kepala daerah di Jawa Barat optimistis suplai BBM dan BBG, baik untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga, tetap terjaga. Menteri Keuangan juga sudah memberikan jaminan bahwa harga BBM dan BBG bersubsidi tidak akan naik. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Farhan, Senin 30 Maret 2026.



‎Menurutnya, pemerintah pusat telah memberikan kepastian terkait stabilitas harga energi bersubsidi. Sementara itu, pemerintah daerah diminta untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung distribusi agar penyaluran energi berjalan lancar tanpa hambatan.

‎Farhan menekankan bahwa faktor kepercayaan publik menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan di lapangan. Ia mengingatkan, kepanikan masyarakat justru dapat memicu persoalan baru yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

‎“Kami harus bisa meyakinkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Stok aman, insya Allah,” ucapnya.

‎Lebih lanjut, Farhan menjelaskan bahwa perilaku membeli secara berlebihan dapat menimbulkan efek domino terhadap distribusi. Ketika permintaan meningkat secara tidak wajar, hal tersebut dapat menciptakan persepsi kelangkaan, meskipun secara faktual stok masih mencukupi.

‎“Kalau masyarakat membeli berlebihan, distribusi bisa terganggu dan menimbulkan kesan seolah-olah pasokan tidak mencukupi. Padahal kondisi stok energi di Jawa Barat masih terkendali,” katanya.

‎Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dengan menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi dinamika global saat ini.

‎“Yang paling penting adalah menjaga ketenangan bersama. Pemerintah pusat sudah memberikan jaminan, pemerintah daerah bekerja memastikan distribusi, dan masyarakat diharapkan tetap bijak dalam penggunaan energi. Dengan begitu, kita bisa melewati situasi global ini dengan tenang,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....