IPM Jawa Barat Naik, Lampaui Target Nasional
- 30 Mar 2026 13:53 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 meningkat menjadi 75,9 poin. Capaian ini naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 74,92 poin dan melampaui target yang ditetapkan sebesar 74,39 poin.
Kepala Bappeda Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan bahwa peningkatan IPM didukung oleh perbaikan pada seluruh dimensi penyusunnya, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. “Kenaikan IPM menunjukkan adanya perbaikan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Senin 30 Maret 2026.
Dari sektor kesehatan, Pemda Jawa Barat berhasil menurunkan angka kematian balita menjadi 6,67 per 1.000 kelahiran hidup. Usia harapan hidup juga meningkat menjadi 75,53 tahun. Indikator ini mencerminkan adanya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kondisi sosial masyarakat.
Pada dimensi pendidikan, harapan lama sekolah meningkat menjadi 13,02 tahun. Rata-rata lama sekolah mencapai 9,46 tahun, melampaui target 9,35 tahun dan naik dibandingkan capaian 2024 sebesar 9,24 tahun. Pemerintah daerah memperkuat capaian ini melalui intervensi strategis di jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus.
Melalui Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD), dukungan pembiayaan diberikan kepada ratusan ribu siswa SMA, SMK, dan SLB. Selain itu, Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) disalurkan kepada lebih dari 900 ribu siswa sebagai instrumen afirmasi untuk menjaga akses pendidikan dan menekan potensi putus sekolah.
Intervensi tambahan dilakukan melalui Beasiswa Personal Pancawaluya yang menjangkau ribuan siswa dari keluarga kurang mampu. Dukungan operasional satuan pendidikan juga diperkuat melalui Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang menjangkau ribuan SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat.
Dari sisi infrastruktur, pemerintah daerah merealisasikan pembangunan 11 unit sekolah baru, 722 ruang kelas baru, serta rehabilitasi 224 ruang kelas. Penyediaan meubelair di 397 sekolah dan pembangunan 290 unit toilet turut mendukung standar sanitasi dan kesehatan lingkungan sekolah.
Secara keseluruhan, penguatan sektor kesehatan dan pendidikan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat. Sinergi kebijakan pembiayaan pendidikan, perluasan akses layanan, serta pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan IPM 2025.
Upaya ke Depan
Pemda Jawa Barat menargetkan pemerataan sarana prasarana pendidikan melalui penambahan unit sekolah baru, perbaikan ruang kelas, serta penguatan pendidikan berkarakter. Digitalisasi pembelajaran juga akan diterapkan untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara kota dan kabupaten.
Dalam sektor kesehatan, peningkatan fasilitas dan tenaga kesehatan menjadi fokus utama. Pemerintah juga mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami terus berupaya meningkatkan pengeluaran per kapita melalui peningkatan konsumsi masyarakat dengan upaya peningkatan pendapatan,” tandas Dedi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....