Berpredikat Kota Termiskin di Jabar, Sekolah Rakyat Mendesak di Kota Tasikmalaya
- 29 Mar 2026 07:28 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Semangat Sekolah Rakyat (SR) yang digaungkan pemerintah pusat di berbagai daerah, sepertinya melemah di Kota Tasikmalaya. Meski di awal, pembangunan SR dI Kota Tasikmalaya disebut-sebut akan segera dibangun,saat ini wacana itu tenggelam.
Jangankan rencana pembangunan, lokasi untuk pembangunan SR pun hingga saat ini belum jelas. Pemerintah Kota Tasikmalaya, hingga saat ini belum menentukan dan membebaskan lahan untuk SR.
Akademisi sekaligus Pengamat Sosial Kota Tasikmalaya Asep M Tamam mengatakan, dalam konteks SR yang bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan, SR sudah sangat mendesak dibangun di Kota Tasikmalaya. Apalagi, Kota Tasikmalaya yang angka kemiskinannya tinggi di Jawa Barat.
“Sebagai kota termiskin di Jawa Barat, SR ini penting untuk memutus mata rantai kemiskinan, melalui pendidikan gratis, dan berkualitas bagi warga miskin,” katanya, Minggu, 29 Maret 2026.
Maka Asep menilai, SR harus ditindaklanjuti dengan cepat oleh pemerintah daerah, seperti daerah lain yang “Gercep” menindaklanjuti program ini.”ekspektasi saya dengan wali kota yang masih muda, seharusnya hal seperti ini diselesaikan dengan sat set. Tenaga anak muda seharusnya lebih cepat, lebih gesit, jangan lamban,” ujarnya.
Asep berharap, dengan realisasi SR di Kota Tasikmalaya, angka kemiskinan dapat terus ditekan. “SR salah satu jembatan dalam meningkatkan kualitas SDM, dengan kualitas pendidikan yang baik, kemiskinan dapat dientaskan,” katanya.
Sementara dimintai keterangan terkait keberlanjutan SR di Kota Tasikmalaya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengatakan, pihaknya bersama dinas terkait, baik Dinsos, PUTR, BPBD dan dinas terkait lainnya, telah menyiapkan tujuh rencana lokasi SR. Bahkan, pihaknya telah bertemu pihak Kemensos untuk rencana lokasi ini.
“Saat ini tinggal, pimpinan (wali kota) yang menentukan,” ujarnya.
Ada sejumlah lokasi yang dinilai ideal untuk lokasi pembangunan SR. Diantaranya kata Diky di wilayah Bungursari dan Kecamatan Tamansari.
“Iya, nanti pimpinan yang menentukan. Kalau pemerintah pusat menyerahkan penentuan lokasinya ke kita. Mereka minta secepatnya,” katanya.
Diky juga mengatakan, akan ada banyak manfaat jika SR berdiri. Selain jaminan sekolah gratis untuk anak- anak, juga akan ada lapangan pekerjaan serta makan minum di asrama yang dibiayai pemerintah pusat.
“Intinya tidak hanya pendidikan, tetapi
akan membantu menggerakkan ekonomi Kota Tasikmalaya, melalui dana yang dikelola oleh pusat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....