Dua Anak Harimau Mati, Zookeper Bandung Zoo Berduka Merasa Kehilangan Anak Sendiri

  • 26 Mar 2026 18:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Duka mendalam dirasakan Usup, seorang perawat atau Zookeeper Harimau di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, setelah dua anak Harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) mati. Dua anak Harimau Benggala bernama Huru dan Hara tersebut telah Usup rawat sejak mereka lahir pada Juli 2025 silam

Perasaan kehilangan tersebut diungkapkan Usup pada Kamis 26 Maret 2026, setelah kabar kematian Huru menyusul Hara yang telah mati sebelumnya. Dengan penuh haru Usup menceritakan kedekatannya dengan dua bayi kucing besar tersebut yang telah dianggapnya seperti anak sendiri.

“Kalau sudah dirawat dari lahir, mulai dari menyusui sampai besar, tentu rasanya sangat sedih ketika mereka sudah tidak ada. Sebagaimana perasaan orang tua, ini seperti kehilangan anak sendiri" ujar Usup.

Sebelumnya, Huru dan Hara mati dikarenakan terjangkit virus Panleukopenia. Huru dan Hara yang berusia 8 bulan saat mati lahir di Bandung Zoo dari induk jantan bernama Sharukh Khan (22 tahun) dan Jelita (4 tahun).

Usup menambahkan, kedekatan yang terjalin selama masa perawatan membuat kehilangan tersebut begitu terasa. Ia mengaku setiap hari terlibat langsung dalam merawat dan membesarkan anak-anak harimau tersebut.

Kenangan yang paling membekas, lanjutnya, adalah momen saat anak-anak harimau itu masih aktif bermain. Tingkah laku mereka yang lincah menjadi hal sederhana namun sulit dilupakan.

“Yang paling diingat itu saat mereka bermain-main, karena masih kecil kan senang main” ucapnya singkat.

Selama bertugas, Usup telah merawat sedikitnya lima ekor harimau, termasuk beberapa yang dikenal dengan nama Esan, Asmira, dan Donggala. Pengalaman panjangnya di bagian karnivora selama 15 tahun, serta total pengabdian selama 33 tahun di kebun binatang, menjadi bukti dedikasinya dalam merawat satwa.

Kehilangan ini menjadi pengingat akan ikatan emosional yang kuat antara manusia dan satwa, terutama bagi mereka yang mengabdikan hidupnya untuk perawatan dan pelestarian hewan liar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....