Pemkot Bandung Siapkan Konsep Gaslah Sungai

  • 21 Mar 2026 10:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat upaya penanganan sampah dengan menyiapkan konsep baru bertajuk “gaslah sungai” yang difokuskan pada penanganan sampah plastik di aliran sungai. Program ini akan dikolaborasikan dengan petugas kebersihan lingkungan (gober) guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah kota.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa konsep gaslah sungai merupakan pengembangan dari program gaslah yang telah berjalan sebelumnya. Melalui inovasi ini, Pemkot Bandung ingin memperluas cakupan penanganan sampah, tidak hanya di darat tetapi juga di badan sungai.

‎“Nanti gaslah bersama gober akan kita buat sebuah konsep baru, yang melahirkan gaslah sungai, khusus fokus kepada sampah plastik yang ada di sungai,” ujar Farhan, Sabtu 21 Maret 2026.


‎Menurutnya, pengembangan program ini juga dibarengi dengan upaya peningkatan kapasitas, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana prasarana. Hal ini dilakukan agar penanganan sampah dapat berjalan lebih optimal di tengah meningkatnya volume sampah, terutama selama bulan Ramadan.

‎Farhan mengungkapkan, selama bulan puasa terjadi peningkatan timbulan sampah hingga 20 persen. Kondisi tersebut turut menambah beban tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah semakin berat.

‎“Selama bulan puasa ini produksi sampah meningkat sampai 20 persen, sementara beban di TPA makin lama makin berat,” jelasnya.

‎Ia berharap, kehadiran program gaslah sungai dapat mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini juga akan diintegrasikan dengan berbagai inisiatif masyarakat, termasuk program berbasis prakarsa warga.

‎Farhan menilai bahwa program gaslah memiliki prospek yang sangat baik meskipun saat ini pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Selama ini, gaslah lebih difokuskan pada pengolahan sampah organik. Ke depan, melalui kolaborasi dengan gober dan perluasan ke sungai, program ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih signifikan.

‎“Program gaslah masih belum optimal, tapi akan terus kita dorong. Prospeknya sangat bagus. Gabungan antara gaslah dengan gober, insya Allah akan semakin memperkuat penanganan sampah di Kota Bandung,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....