Pemkot Cimahi Monitoring Malam Takbiran 2026, Antisipasi Gangguan dan Kemacetan

  • 20 Mar 2026 21:12 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Pemerintah Kota Cimahi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung perayaan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat 20 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, serta kondusif di seluruh wilayah kota. Pemantauan difokuskan pada sejumlah titik strategis yang berpotensi menimbulkan kepadatan aktivitas masyarakat.

Selain itu, monitoring juga menjadi bagian dari upaya antisipasi gangguan keamanan maupun ketertiban selama malam perayaan berlangsung.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dimulai dari pos terpadu di kawasan Alun-Alun Cimahi, kemudian dilanjutkan ke wilayah Kebun Kopi, Cibeureum, sebelum kembali ke pusat kota.

Menurut Adhitia, pemantauan tersebut tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengevaluasi titik-titik rawan kemacetan yang kerap muncul saat malam takbiran. Ia mengimbau masyarakat agar merayakan takbiran secara wajar dan tidak berlebihan.

“Takbiran sebaiknya dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya, termasuk menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan kelelahan fisik maupun potensi konflik,” ujar Adhitia.

Ia juga menekankan agar masyarakat tidak menyalakan petasan atau kembang api secara berlebihan, karena berpotensi membahayakan keselamatan dan memicu gangguan ketertiban umum.

Adhitia menginstruksikan jajaran kewilayahan mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga RT/RW untuk aktif melakukan pemantauan di lingkungan masing-masing. Hal ini guna mendeteksi dini potensi gangguan yang dapat muncul selama malam takbiran.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menyatakan bahwa kondisi lalu lintas di wilayah Kota Cimahi masih terpantau normal sehingga tidak dilakukan rekayasa arus kendaraan.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap memperkuat pengamanan dengan menerjunkan 617 personel, yang juga didukung oleh unsur TNI, guna memastikan seluruh rangkaian perayaan malam Idul Fitri berjalan lancar dan kondusif.

“Kami terjunkan 617 personel gabungan untuk memastikan rangkaian perayaan malam Idul Fitri berjalan lancar dan kondusif,” kata Niko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....