Dampak One Way Nasional Picu Lonjakan Kendaraan jelang Puncak Mudik
- 19 Mar 2026 22:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Penerapan skema satu arah (one way) nasional di ruas Tol Trans Jawa mulai berdampak pada peningkatan signifikan volume kendaraan di jalur arteri wilayah Cimahi dan Bandung Barat. Sejumlah kendaraan dilaporkan keluar dari tol dan beralih ke jalur alternatif, memicu kepadatan lebih awal menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, mengungkapkan bahwa peningkatan arus kendaraan sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini, menurutnya, tidak terlepas dari efek kebijakan one way nasional yang mendorong distribusi kendaraan ke luar jalur tol.
“Volume kendaraan sudah mulai naik. Dampak dari one way nasional membuat sebagian kendaraan keluar tol dan masuk ke jalur arteri,” ujar Niko saat ditemui di Pos Terpadu Tol Padalarang, Kamis 19 Maret 2026.
Berdasarkan data dari sistem Traffic Area Control System (ATCS), jumlah kendaraan yang melintas di jalur arteri Cimahi mengalami kenaikan dari sekitar 1.200 kendaraan menjadi 1.600 kendaraan.
Meski demikian, arus lalu lintas masih tergolong lancar dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 40 hingga 60 kilometer per jam.
Pihak kepolisian memastikan belum diperlukan penerapan rekayasa lalu lintas tambahan atau cara bertindak (CB) khusus, mengingat kondisi arus kendaraan masih dapat dikendalikan.
“Namun demikian, lonjakan kendaraan diprediksi akan mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran,” ucapnya.
Kepolisian pun telah menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, termasuk menyiagakan tim pengurai kemacetan di sejumlah titik rawan.
Selain peningkatan volume kendaraan, arus masuk kendaraan dari luar daerah juga mulai terpantau meningkat di kawasan Cimahi. Hal ini menjadi salah satu indikator mendekatnya puncak arus mudik.
Faktor cuaca turut menjadi perhatian aparat. Hujan ringan berpotensi menyebabkan penumpukan kendaraan roda dua di pinggir jalan saat pengendara mencari tempat berteduh, yang dapat mengurangi kapasitas jalan dan memicu kemacetan.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemudik dari luar daerah, untuk tetap tertib berlalu lintas dan tidak berhenti sembarangan di bahu jalan. Tindakan tersebut dinilai dapat mengganggu kelancaran arus kendaraan lain.
“Keselamatan harus tetap diutamakan. Gunakan jalan dengan tertib dan saling menghargai sesama pengguna jalan,” kata Niko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....