Pemkot Bandung Gelar Apel Pasukan Menjelang Idulfitri 1447 H
- 17 Mar 2026 08:58 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka antisipasi gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Kegiatan ini berlangsung di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa 17 Maret 2026, dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Setiap bulannya, ada sekitar satu juta orang keluar masuk Kota Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Bandung memiliki daya tarik yang luar biasa. Namun sebagai kota terbuka, tentu ada berbagai risiko yang harus dihadapi, terutama dari sisi keamanan,” ujar Farhan usai apel Gabungan di balaikota Bandung, Rabu 17 Maret 2026.
Menurut Farhan, menjelang dan setelah Idulfitri terjadi peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat. Aktivitas seperti arus mudik, kunjungan wisata, keramaian di pusat perbelanjaan, pusat ekonomi, tempat ibadah, hingga ruang publik berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban jika tidak diantisipasi secara matang.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi lintas sektor guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Seluruh unsur kewilayahan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi.
Melalui instruksi tersebut, para camat dan lurah diminta untuk melakukan monitoring aktif di wilayah masing-masing. Mereka juga harus berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta mendukung upaya pengamanan yang dilakukan aparat keamanan.
Selain itu, Farhan mengimbau masyarakat untuk kembali menggiatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara bergilir. Ia menilai, peran aktif warga sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat lingkungan, mulai dari RT, RW, hingga kelurahan.
“Peran masyarakat sangat penting. Di tingkat kecamatan harus ada koordinasi lintas wilayah bersama tokoh masyarakat. Pengaktifan kembali Linmas juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.
Ia mengutarakan, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai ajang mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Pemerintah Kota Bandung bersama TNI dan Polri, lanjut Farhan, akan terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota. “Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan kasih sayang, kita dapat menjaga Kota Bandung tetap kondusif,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....