Ramp Check Bus di Terminal Cicaheum, Puluhan Armada Dinyatakan Layak Jalan

  • 16 Mar 2026 12:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat, pengelola Terminal Cicaheum bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check terhadap armada bus yang beroperasi di terminal tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan yang melayani penumpang berada dalam kondisi aman dan memenuhi persyaratan operasional.

‎Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, mengatakan pemeriksaan dilakukan baik dari sisi administrasi maupun kondisi fisik kendaraan. Hal ini dilakukan agar bus yang beroperasi benar-benar layak jalan sebelum melayani perjalanan penumpang.

‎“Dari hasil pemeriksaan ramcek di Terminal Cicaheum, kami melakukan pengecekan mulai dari administrasi surat-surat hingga pemeriksaan visual kendaraan untuk memastikan layak beroperasi,” ujar Asep Supriadi usai melakukan ramcek bus di Terminal Cicaheum, Senin 16 Maret 2026.

‎Ia menjelaskan, kendaraan yang diperiksa saat ini sebagian besar merupakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan tujuan jarak jauh seperti ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), rutenya meliputi Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, Kuningan hingga Cirebon.

‎“Untuk sementara ini kendaraan yang kita periksa didominasi oleh bus AKAP dengan tujuan jarak jauh. Sementara untuk AKDP seperti Tasik, Banjar, Pangandaran, Kuningan, dan Cirebon juga dilakukan pemeriksaan secara bertahap,” katanya.

‎Menurut Asep, hingga saat ini tim gabungan yang melibatkan kepolisian telah memeriksa puluhan kendaraan. Pemeriksaan dilakukan bersama tim dari Polda Jawa Barat, termasuk pengecekan kesehatan awak kendaraan.

‎“Total kendaraan yang sudah diperiksa bersama tim gabungan dari Polda Jabar mencapai sekitar 27 kendaraan. Selain kendaraan, kita juga melakukan pengecekan kesehatan awak bus,” katanya.

‎Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebagian besar kendaraan dinyatakan memenuhi syarat untuk beroperasi. Namun terdapat satu kondektur yang saat dilakukan pemeriksaan kesehatan diketahui memiliki potensi tekanan darah tinggi.

‎“Alhamdulillah sebagian besar lolos pemeriksaan. Hanya ada satu kondektur yang saat dicek kesehatannya memiliki potensi darah tinggi. Untuk sementara yang bersangkutan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan diminta untuk beristirahat,” paparnya.

‎Sementara itu, Penguji dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Faizal, mengatakan bahwa ramcek dilakukan melalui inspeksi menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi maupun kondisi fisik kendaraan.

‎“Inspeksi ini mencakup pengecekan berbagai kelengkapan seperti uji KIR, kartu pengawasan, SIM pengemudi, surat keterangan sehat dari dokter, hingga surat bebas narkoba,” ungkapnya.

‎Selain dokumen, petugas juga memeriksa kondisi fisik kendaraan secara visual untuk memastikan seluruh perangkat keselamatan berfungsi dengan baik.

‎“Dari sisi kendaraan, kami memeriksa lampu utama, lampu sein, penghapus kaca, alat pemadam api ringan (APAR), palu pemecah kaca, hingga sistem pembuangan dan pengisian angin pada kendaraan,” katanya.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kendaraan yang telah dicek dinyatakan layak jalan dan aman untuk digunakan melayani penumpang.

‎Faizal menambahkan, secara umum tidak ditemukan kendala berarti pada armada bus yang diperiksa. Menurutnya, kasus yang sering disebut sebagai “rem blong” sebenarnya jarang terjadi dan biasanya disebabkan oleh kondisi tertentu saat perjalanan jauh.

‎“Yang sering terjadi sebenarnya bukan rem blong. Biasanya karena perjalanan terlalu jauh sehingga kampas rem menjadi panas. Ketika panas, daya cengkeram kampas rem terhadap tromol atau pelk menjadi berkurang sehingga terasa seperti tidak menggigit,” jelasnya.

‎Oleh karena itu, ia mengimbau para pengemudi untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan selama perjalanan, termasuk melakukan pengecekan berkala dan mengatur waktu istirahat.

‎" Melalui kegiatan ramcek ini, diharapkan seluruh armada bus yang beroperasi di Terminal Cicaheum dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan aktivitas perjalanan," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....