Pemkot Bandung Siapkan Layanan Pemakaman saat Lebaran
- 11 Mar 2026 18:02 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan pemakaman tetap berjalan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung, Rulli Subhanudi, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat kewilayahan serta berbagai pihak terkait guna memobilisasi pelayanan pemakaman selama periode Lebaran.
Menurutnya, secara prinsip ketersediaan makam non tumpang di Kota Bandung hanya terdapat di dua Tempat Pemakaman Umum (TPU), yakni TPU Rancacili dan TPU Cibiru. Sementara untuk TPU lainnya akan menggunakan sistem makam tumpang atau pemakaman di atas makam keluarga yang sudah ada.
“Jadi secara prinsip, untuk persiapan libur Lebaran, kotak makam yang tersedia hanya di Rancacili dan di Cibiru. Sisanya menggunakan pendekatan makam tumpang,” ujar Rulli di Bandung, Rabu 11 Maret 2026.
Selain memastikan kesiapan lahan pemakaman, Pemkot Bandung juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar area pemakaman yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, terutama saat tradisi ziarah menjelang maupun setelah Idulfitri.
Rulli menjelaskan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik TPU dengan mengatur pola alur kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Selain itu, petugas juga akan disiagakan untuk mengatur kelancaran arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di area pemakaman.
Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi titik rawan kemacetan saat periode ziarah antara lain TPU Nagrog, TPU Cikadut, TPU Pandu, TPU Cikutra, serta TPU Sinaraga. Di lokasi-lokasi tersebut biasanya terjadi peningkatan volume kendaraan dan pengunjung.
“Nanti akan ada rekayasa terkait pola alur aktivitas kendaraan, pengaturan kendaraan roda empat dan roda dua, juga petugas di lapangan. Titik rawan biasanya berada di Nagrog, Cikadut, Pandu, Cikutra, dan Sinaraga,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga telah melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar area pemakaman, seperti penjual bunga dan perlengkapan ziarah lainnya. Penataan tersebut dilakukan agar tidak mengganggu akses jalan serta kenyamanan pengunjung.
Rulli menambahkan, seluruh mekanisme pengaturan baik terkait lalu lintas, petugas lapangan, maupun penataan pedagang sudah dipersiapkan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat finalisasi untuk memastikan seluruh rencana berjalan optimal saat masa libur Lebaran.
“Termasuk juga PKL yang menjual bunga dan lainnya sudah kami tertibkan. Mekanismenya sudah kami siapkan, tinggal nanti ada rapat finalisasi terkait rencana pelaksanaannya,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....