Diky Candra: Jangan karena “Proyek” Perkembangan Ekonomi Rakyat Terhambat

  • 04 Mar 2026 15:53 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menghadiri Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) sektoral di Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmindag) Kota Tasikmalaya, Rabu 4 Maret 2026.

Dalam Musrenbang ini, Diky mendorong agar Kota Tasikmalaya kuat dalam pengembangan ekonomi rakyat dalam berbagai sektor.

Hal ini, kata dia bisa dimulai dengan upaya bersama agar Kota Tasikmalaya, mampu memberi kenangan baik dalam banyak hal, kepada para tamu dan calon tamu, agar Kota Tasikmalaya menjadi tujuan untuk investasi, “event”, wisata kuliner, dan episentrum, bagi kabupaten lain yang memiliki kekayaan alam untuk berwisata.“Jangan karena "proyek" atau keuntungan sesaat, kita malah menutup kesempatan berkembangnya sektor ekonomi masyarakat,” katanya.

Diky juga mencontohkan, saat Ia menjabat Wakil Bupati Garut, banyak miniatur domba Garut yang dijual warga. ”Ini waktu saya menjabat di Garut saya terinspirasi dengan Thailand. Disana banyak wisatawan lihat gajah, tapi tidak bisa membawa gajah. Maka ada miniatur gajah,” ujarnya.

“Terinspirasi dari itu, saya minta warga buat miniatur domba. Alhamdulillah, akhirnya banyak perajin miniatur domba, yang akhirnya jadi kenang - kenangan wisatawan saat datang ke Garut, sekaligus mendorong ekonomi rakyat. Itu juga menjadi salah satu poin sapta pesona kala itu,” katanya melanjutkan.

Selain itu, waktu itu ada kopi Garut yang sempat terancam keberadaannya oleh coklat, bahkan ada tawaran bantuan keuangan dari pusat untuk pengembangannya. Namun, Ia tolak, karena lahan sudah ditanami kopi.

“Saya tidak mau karena proyek lantas jadi mengorbankan kepentingan petani. Dan itu tidak sia- sia, sekarang kopi Garut, ada dimana- mana,” ujarnya.

Intinya kata Diky, saat ini bagaimana mengembangkan beragam potensi yang ada di Kota Tasikmalaya. ”kita punya berbagai potensi, mulai dari kriya seperti batik, kelom geulis, payung geulis dan lainnya, termasuk event,” katanya.

Diky juga berharap, untuk pengembangan perekonomian, ke depan di Kota Tasikmalaya ada rumah kemasan, terminal agro, dan pembiakan ekonomi lokal kewilayahan yang bisa berkembang dan selaras dengan program nasional baik Koperasi Merah Putih (KMP) ataupun Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Wali Kota juga memastikan siap untuk turut mempromosikan potensi- potensi Kota Tasikmalaya.”saya bersedia, dan siap jika harus mempromosikan produk, atau wisata di Kota Tasikmalaya, gratis. Saya berharap pemkot, dan warga semakin ada rasa memiliki karya- karya asal Kota Tasikmalaya, agar pasarnya berkembang lebih luas lagi, katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....