Angkutan Lebaran 2026, KAI Bandung ajak Utamakan Keselamatan
- 04 Mar 2026 15:21 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dalam rangka menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Berbagai langkah preventif terus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang.
Pada Selasa, 3 Maret 2026, KAI Daop 2 Bandung melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 165A Jalan Laswi, Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengguna jalan akan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang, terutama menjelang meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Executive Vice President Daop 2 Bandung Hendra Wahyono beserta jajaran manajemen KAI Daop 2 Bandung. Turut serta dalam kegiatan ini sejumlah komunitas pecinta kereta api (railfans) di wilayah Daop 2 Bandung.
"Beberapa komunitas itu antara lain Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Garut Railfans, Kereta Anak Bangsa, serta Indonesian Railway Preservation Society (IRPS). Beberapa di antara mereka juga memiliki akun media sosial resmi juga," ungkap Manager Humas KAI Bandung, Kuswardojo kepada RRI, Rabu 4 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama perusahaan, terlebih menjelang Angkutan Lebaran. Hal itu yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan selamat dan tepat waktu. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya pengguna jalan di perlintasan sebidang,” ujarnya.
Petugas KAI bersama komunitas railfans memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan. Baik itu pengendara roda dua maupun roda empat, agar selalu berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai menutup, tidak menerobos perlintasan, dan berhenti sejenak tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api melintas ketika akan melewati perlintasan sebidang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....