Kemensos Salurkan Santunan Tahap II untuk Korban Longsor Pasirlangu
- 04 Mar 2026 13:14 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung Barat - Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali menyalurkan santunan tahap II kepada ahli waris korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah KBB, Selasa 3 Maret 2026.
Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris dari 59 korban meninggal dunia dengan total nilai mencapai Rp885 juta. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurizal, kepada Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Kegiatan itu turut disaksikan jajaran pemerintah daerah, perwakilan Kemensos, serta keluarga korban.
Dalam sambutannya, Cucun menegaskan bahwa santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam proses pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga korban. Negara akan terus hadir dalam setiap tahapan penanganan dan pemulihan,” ujarnya.
Sementara itu, Jeje menyampaikan apresiasi atas respons cepat Kemensos sejak masa tanggap darurat hingga tahap penyaluran santunan. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat memberikan kekuatan moral bagi masyarakat yang sedang berduka.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat. Ini sangat berarti bagi warga kami,” katanya.
Memasuki berakhirnya masa tanggap darurat, Pemkab Bandung Barat kini fokus pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari pemulihan sosial warga terdampak hingga pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.
Selain itu, evaluasi kawasan rawan longsor dan penguatan sistem mitigasi bencana menjadi perhatian utama. Pemkab juga merencanakan pembangunan hunian yang lebih aman bagi warga terdampak serta pendampingan sosial dan ekonomi bagi keluarga korban.
Rasa haru turut disampaikan salah satu ahli waris, Inggrit Priyanti, keluarga almarhum Bayu Nurcahya. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah situasi sulit yang dihadapi keluarganya. “Kami bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Setidaknya bisa membantu kebutuhan keluarga,” tuturnya.
Kemensos memastikan pendampingan tidak berhenti pada pemberian santunan. Dukungan psikososial dan layanan lanjutan akan terus diberikan guna membantu keluarga korban dan penyintas bangkit kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....