Dinkes Cimahi Perketat Pengawasan SPPG usai Kasus Keracunan MBG
- 03 Mar 2026 15:38 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Kesehatan Kota Cimahi akan memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyusul kasus dugaan keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati, menegaskan pihaknya akan menggencarkan sosialisasi sekaligus memastikan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) di seluruh SPPG.
“Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama untuk mencegah kejadian serupa terulang,” ujar Mulyati, Selasa 3 Maret 2026.
Berdasarkan data Dinkes, lebih dari 30 SPPG di Cimahi telah mengantongi Surat Keterangan Layak Sehat (SLHS). Namun, masih terdapat sejumlah SPPG yang tengah berproses untuk memenuhi persyaratan tersebut.
SPPG yang terlibat dalam insiden ini telah ditutup sementara. Operasional baru dapat kembali berjalan setelah seluruh persyaratan dipenuhi dan mendapatkan persetujuan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Mulyati menambahkan, tim investigasi BGN telah turun ke Cimahi sejak Jumat lalu untuk melakukan pemeriksaan di sekolah, rumah sakit, serta lokasi SPPG terkait. Dinkes juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
“Penegakan aturan akan dilakukan bersama BGN. Kami ingin memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar kesehatan,” katanya.
Dinkes Cimahi memastikan pengawasan akan diperkuat demi menjaga keamanan dan kualitas program pemenuhan gizi bagi pelajar di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....