Mendikdasmen Ungkap Pentingnya Peran Guru PAUD Bagi Anak
- 28 Feb 2026 14:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Peran guru pendidikan anak usia dini dinilai menjadi faktor kunci dalam membangun karakter generasi sejak tahap awal perkembangan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menempatkan tenaga pendidik PAUD sebagai fondasi utama keberhasilan implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun.
Lewat program Wajib Belajar 13 Tahun, Kemendikdasmen juga menegaskan komitmen memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan pendidikan sejak usia dini hingga pendidikan kesetaraan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan, kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun merupakan bagian program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Ia menilai masa usia dini memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kemampuan dasar anak pada berbagai aspek perkembangan.
Menurutnya, periode tersebut dikenal sebagai masa emas atau golden period yang menentukan pertumbuhan kemampuan motorik, kecerdasan intelektual, interaksi sosial, serta pembentukan nilai spiritual anak.
"Anak-anak perlu mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi imajinasi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta kesiapan belajar pada jenjang berikutnya melalui bimbingan pendidik dan lingkungan belajar yang mendukung," kata Mu'ti dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 28 Februari 2026.
Ia mengingatkan bahwa guru PAUD dan TK memiliki posisi strategis sebagai teladan dalam proses pembentukan karakter peserta didik. Pendidik diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menciptakan lingkungan ramah anak.
Guru didorong untuk mendorong peserta didik aktif bertanya, bermain, berimajinasi, belajar berbagi, bekerja sama, serta berkomunikasi menggunakan bahasa yang baik dalam aktivitas sehari-hari.
"Lingkungan bahasa, sikap pendidik, serta interaksi sosial dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini,” jelasnya.
Mu’ti juga menyinggung pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Ia menilai keterlibatan ibu melalui stimulasi perkembangan, perhatian terhadap gizi, serta pencegahan pernikahan dini menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas generasi masa depan.
Seluruh langkah tersebut dinilai selaras dengan visi kementerian untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....