Musrenbang Cisarua 2026 Tekankan Perencanaan dan Tanggap Bencana
- 28 Feb 2026 07:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cisarua - Pemerintah Kecamatan Cisarua menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 di Villa Pondok Indah Pasir Langu. Forum tahunan ini menjadi ajang perdana bagi camat baru Cisarua untuk menegaskan komitmennya terhadap perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.
Camat Cisarua Iwan mustawan Azis yang baru dilantik pada 25 Februari 2026 itu menyampaikan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial. Ia menekankan pentingnya ketepatan data dan skala prioritas agar usulan dari tingkat kecamatan dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung Barat.
“Musrenbang adalah kewajiban tahunan, tetapi yang terpenting bagaimana hasilnya benar-benar presisi dan dapat ditindaklanjuti di tingkat kabupaten,” ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.
Dalam mekanisme tahun ini, setiap desa diminta mengajukan satu usulan paling mendesak. Kebijakan tersebut diambil agar perencanaan lebih fokus dan realistis untuk direalisasikan. Usulan yang dinilai tidak bersifat urgensi akan dieliminasi sejak awal pembahasan.
Menurutnya, pembatasan tersebut justru memperkuat kualitas perencanaan. Dengan prioritas yang jelas, perangkat daerah di tingkat kabupaten memiliki dasar pertimbangan yang lebih konkret dalam menyusun program kerja.
“Selain agenda perencanaan rutin, Musrenbang kali ini juga menyoroti dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda sejumlah wilayah Cisarua. Kerusakan dilaporkan terjadi pada rumah warga, jalan desa, hingga satu mushola,” imbuhnya.
Beberapa jalur akses, termasuk jalur Cimeta, mengalami pengikisan tanah cukup parah. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan memicu longsor susulan dan menutup akses jalan utama warga.
Pihak kecamatan telah mendata kepala keluarga yang berada di zona merah untuk proses relokasi. Penentuan lahan pengganti masih dalam kajian guna memastikan lokasi baru aman dan tidak berada di kawasan rawan bencana, khususnya bagi warga Desa Pasir Langu.
Lebih jauh, camat menegaskan pentingnya kualitas dokumen perencanaan desa agar dapat terintegrasi dengan dokumen pembangunan di tingkat kabupaten hingga provinsi. Ia menyebut, perencanaan yang matang membuka peluang pendanaan dari berbagai sumber, termasuk bantuan provinsi maupun aspirasi legislatif.
Menutup kegiatan, ia berharap hasil Musrenbang Kecamatan Cisarua 2026 dapat dikawal hingga forum kabupaten dan selaras dengan visi-misi kepala daerah di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Ia juga memastikan koordinasi tetap dilakukan dengan anggota dewan dari daerah pemilihan Cisarua agar seluruh aspirasi masyarakat tetap tersampaikan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....