Operasi Ketupat, Ditlantas Polda Jabar Atensi Jalur Tol, Lintas Selatan dan Wisata
- 27 Feb 2026 14:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menggelar rapat kerja fungsi lalu lintas dengan Kasatlantas dan KBO Lantas jajaran Polda Jawa Barat, Jumat 27 Februari 2026. Rapat dilakukan guna menyamakan persepsi, pemahaman dan cara bertindak, pada arus mudik/balik Idulfitri 1447 H nanti.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Raydian Kokrosono menjelaskan, rapat kerja tersebut sangat penting untuk persiapan pengamanan dan pengaturan laku lintas saat mudik maupun balik Idulfitri. Selain itu juga menurut Kombes Raydian, pihaknya juga sudah melakukan survei jalur mudik atau balik yang nanti digunakan oleh masyarakat.
"Ini kegiatan krusial yang akan mengiringi perjalanan kita menyiapkan pengamanan operasi Ketupat. Ini untuk menyamakan persepsi dan melatihkan, mensimulasikan cara bertindak saat rekayasa lalu lintas terutama di beberapa jalur yang sudah dibagi perayon,"jelas Kombes Pol. Raydian Kokrosono di Mapolda Jawa Barat Jumat 27 Februari 2026.
Ia juga menambahkan, dalam operasi Ketupat Lodaya 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat membagi lima klaster pengamanan dan pengaturan. Ke lima klaster tersebut yakni klaster tol, kluster jalur alteri, klaster jalur wisata, klaster tempat ibadah, dan klaster penyebrangan serta bandara.
Dari ke lima klaster tersebut, Polda Jawa Barat memprioritaskan pengamanan dan pengaturan di tiga klaster, yakni tol, jalur alteri, serta wisata. Klaster tol, Polda Jawa Barat menurut Raydian selain tol Trans Jawa, jalur tol lainnya yang ada di wilayah Jawa Barat menjadi perhatian dalam rekayasa arus lalu lintas.
Kemudian pada klaster jalur alteri, perlintasan jalur selatan (Nagreg - Limbangan - Garut - Gentong - Tasikmalaya) yang biasa terjadi kepadatan menjadi fokus utama. Pada klaster wisata, jalur wisata yang ada di Jawa Barat mendapatkan perhatian, terutama pada saat arus balik.
Mengingat setelah perayaan Idulfitri, masyarakat biasanya memanfaatkan liburan dengan mengunjungi destinasi wisata. " Di wilayah Jawa Barat ini ada tiga klaster yang kita konsentrasikan, Ini perlu kita antisipasi, dan kita memperoleh paparan dari kasat lantas, dan mensimulasikan pengamanannya,"ujarnya.