Dua Siswa dan Satu Guru Dirawat usai Konsumsi MBG di Cimahi

  • 26 Feb 2026 13:42 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cimahi Mandiri 4 berujung dugaan keracunan makanan. Dua siswa dan satu guru harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cibabat setelah mengonsumsi paket makanan yang dibagikan sekolah pada Rabu 25 Februari 2026.

Paket MBG yang didistribusikan kepada warga sekolah terdiri atas nasi onigiri isi ayam suwir, telur rebus, apel, kurma, susu, dan biskuit. Distribusi dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di bulan Ramadan.

Kepala sekolah, Eka Nugrahawati, mengaku telah mencurigai kualitas makanan sejak awal karena mencium aroma asam pada nasi onigiri.

“Kami mengarahkan siswa untuk membawa pulang paket makanan MBG sebagai santapan berbuka puasa. Namun, sebagian siswa yang tidak berpuasa atau menjalankan puasa setengah hari mengonsumsi makanan lebih awal di rumah,” ujar Eka saat ditemui di RSUD Cibabat.

Sementara itu Penanggung jawab MBG di sekolah, Ayat Rukhiyat, menjelaskan gejala mulai muncul sekitar tengah hari, ditandai keluhan mual, pusing, dan muntah.

“Seorang guru perempuan juga mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan pada sore hari,” ucapnya.

Dari total 324 siswa dan 20 guru penerima paket MBG, tiga orang mengalami kondisi yang memerlukan perawatan intensif, yakni satu siswa kelas satu, satu siswa kelas tiga, dan seorang guru.

“Sementara sejumlah siswa lain yang mengalami keluhan ringan menjalani pemulihan di rumah dan dilaporkan berangsur membaik,” kata Ayat.

Pihak sekolah menduga kualitas nasi onigiri yang mulai basi, serta telur rebus yang tidak matang sempurna menjadi pemicu utama keluhan kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....