Kelelahan, Sopir Truk Meninggal saat dalam Perjalanan
- 25 Feb 2026 07:38 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Warga Kampung Patrol, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, digegerkan dengan penemuan seorang sopir truk yang ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya yang terparkir di bahu Jalan Raya Cikajang–Cisurupan, Selasa, 24 Febuari 2026.Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Cisurupan. Korban diketahui bernama Ira (45), seorang sopir, warga Kampung Bangkewong, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang.
Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro menyampaikan, Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban sempat menghubungi rekannya, Alfi, dan mengeluhkan kondisi badan yang kurang enak serta mengaku sempat terjatuh hingga mengalami luka lecet di bagian pelipis. "Korban menyampaikan akan beristirahat di pinggir jalan. Namun setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi,"katanya, di Garut.
Merasa khawatir, saksi meminta rekannya untuk mengecek keberadaan korban di lokasi yang dimaksud. Setibanya di tempat kejadian, saksi mendapati truk yang dikemudikan korban terparkir di pinggir jalan dalam keadaan pintu kabin terkunci namun kaca jendela terbuka. "Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup di bangku belakang sopir,"tuturnya.
Ia mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Garut serta pihak Puskesmas Cisurupan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi-saksi."Petugas kami mendapat laporan yang langsung ditindak lanjuti dengan melakukan olah TKP bersama petugas medis dipuskesmas setempat,"katanya.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permohonan visum maupun autopsi. Jenazah selanjutnya dibawa oleh keluarga untuk dimakamkan.” Katanya.
Pihaknya menghimbau agar para sopir khususnya angkutan jarak jauh agar memperhatikan kondisi kesehatan selama dalam perjalanan. "Kami mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan jarak jauh, untuk memperhatikan kondisi kesehatan serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan saat berkendara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....