PDAM Hentikan Program Tambah Pelanggan
- 24 Feb 2026 21:23 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cianjur - Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur resmi menghentikan sementara program penambahan pelanggan baru pada tahun 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah strategis untuk memfokuskan pembenahan pada sistem distribusi air bersih kepada pelanggan eksisting.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Samsul Hadi, mengatakan bahwa keputusan itu merupakan bagian dari evaluasi internal perusahaan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas utama sebelum kembali melakukan ekspansi jumlah sambungan rumah.
“Untuk sementara ini program penambahan pelanggan kami hentikan. Saat ini kami fokus meningkatkan pelayanan, khususnya dalam pendistribusian air kepada pelanggan yang sudah ada,” ujar Samsul, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir Perumdam Tirta Mukti Cianjur gencar melakukan ekspansi pelanggan secara masif. Namun, pada periode kepemimpinannya saat ini, orientasi kebijakan dialihkan untuk memastikan distribusi air berjalan lebih optimal dan merata.
“Beberapa tahun ke belakang Perumdam digaungkan penambahan pelanggan secara besar-besaran. Saat ini prioritas saya bukan itu. Dalam jangka pendek, kami akan mengoptimalkan dulu distribusi airnya,” tegasnya.
Samsul menilai, kualitas distribusi yang baik akan berdampak langsung terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Dengan pelayanan yang semakin stabil dan lancar, minat calon pelanggan untuk menggunakan layanan air bersih diyakini akan tumbuh secara alami.
“Ketika distribusi air sudah bagus dan optimal, berapa pun target penambahan pelanggan ke depan akan jauh lebih mudah direalisasikan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa optimalisasi distribusi membutuhkan langkah yang terukur dan berkelanjutan. Tidak hanya program jangka pendek, Perumdam juga menyiapkan strategi jangka panjang guna menjaga ketersediaan dan kualitas sumber air baku.
“Kami memanfaatkan idle capacity atau kelebihan kapasitas produksi air yang ada. Selain itu, langkah ini juga selaras dengan program Gubernur Jawa Barat terkait pembebasan sumber mata air,” ungkapnya.
Samsul menambahkan, pembebasan dan pengamanan sumber mata air merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan layanan air bersih di Cianjur. “Walaupun dibebaskan sekarang, hasilnya memang tidak bisa dipanen saat ini juga. Tetapi ini penting untuk memastikan layanan air tetap terjaga di masa depan,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....