Jadi Ikon, Pemkab Cianjur Lestarikan Padi Pandanwangi

  • 24 Feb 2026 15:29 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus berupaya melestarikan padi Pandanwangi yang merupakan varietas unggulan ciri khas Cianjur. Upaya pelestarian salah satunya dilakukan dengan menjaga ketersediaan benih unggul.

Benih padi tersebut dikelola dengan baik di UPTD Benih Induk Pertanian Pandanwangi Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Cianjur. Lokasinya berada di Kampung Cilunjang Desa Sukamulya Kecamatan Warungkondang.

Kepala UPTD Benih Induk Pertanian Pandanwangi TPHPKP Cianjur, Ihwan Munajat menjelaskan, setiap musim jumlah benih ditanam di lahan seluas 5 hektar setelah melalui 4 proses tahapan.

"Sebelum ditanam, benih melalui empat proses ialah seleksi atau pendahuluan, masa vegetatif, fase berbunga, sampai fase masak,"kata Ihwan, Selasa 24 Februari 2026.

Ia menambahkan benih yang berhasil dipanen disimpan di gudang khusus dan siap diperjualbelikan kepada masyarakat dengan harga terjangkau. "Kalau bibit padi pandanwangi dalam bentuk malai harganta Rp25 ribu per kg dalam bentuk kemasan Rp175 ribu per 5 kilogram," ujarnya.

Selain itu, benih padi pandanwangi sebagian juga ditanam di area persawahan milik Pemkab Cianjur di Kampung Budaya Pandanwangi di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang sebagai upaya siklus ketersediaan benih.

Sedangkan hasil penjualan benih padi pandanwangi menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke kas Pemkab Cianjur.

"Setiap tahun kami dibebani PAD Rp500 juta. Pendapatannya diperoleh dari penjualan benih padi pandanwangi dan penanaman padi jenis PUB," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....