Pemkot Bandung Minta Pelaku Proyek Galian Sampaikan Timeline ke Publik
- 24 Feb 2026 14:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung meminta PT BII dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera menyampaikan secara terbuka kepada media dan masyarakat terkait kepastian waktu pelaksanaan proyek galian utilitas di sejumlah titik di Kota Bandung.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, guna memberikan kejelasan kepada masyarakat terkait jadwal pekerjaan, mulai dari waktu dimulainya galian, estimasi penyelesaian, hingga penutupan kembali lokasi pekerjaan.
“Sekarang saya memberikan tenggat waktu kepada PT BII dan Kominfo untuk memberikan timeline kapan galian dimulai, kapan selesai, dan kapan ditutup. Semua harus diinformasikan kepada media dan masyarakat supaya ekspektasi warga jelas,” ujar Farhan, Selasa 24 Februari 2026).
Menurutnya, transparansi informasi menjadi hal penting agar warga tidak merasa dirugikan akibat proyek yang dinilai kerap menimbulkan gangguan lalu lintas, akses jalan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Farhan menjelaskan, dalam desain proyek tersebut tetap akan terdapat manhole atau lubang utilitas yang dapat dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan pemeliharaan. Secara perencanaan, desain tersebut dinilai sudah baik. Namun, dalam pelaksanaannya di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala teknis.
“Desainnya bagus, tapi pelaksanaannya tidak semudah itu. Kontraktor kerjanya belum seragam,” katanya.
Ia menyoroti persoalan koordinasi dan standar kerja di lapangan yang dinilai belum optimal. Akibatnya, beberapa titik pekerjaan dinilai mengganggu arus lalu lintas dan memperlambat mobilitas warga. Bahkan, jika pekerjaan utilitas langsung disambungkan dengan perbaikan jalan tanpa perencanaan matang, dikhawatirkan akan muncul persoalan baru seperti kabel yang menjuntai dan hambatan akses jalan.
“Itu masalah. Kalau langsung ditempelkan dengan perbaikan jalan, banyak kabel terturun-turun, jalan terhambat. Jadi kita harus pilih salah satu. Pilihan berat, tapi akan kita laksanakan. Banyak penanganan teknis sudah berhasil,” tegasnya.
Farhan, berkomitmen memastikan proyek utilitas berjalan lebih tertib, terkoordinasi, dan tidak merugikan masyarakat. Ia menegaskan, ke depan setiap pekerjaan galian harus memiliki kepastian jadwal yang jelas serta disosialisasikan secara masif.
" Adanya kepastian timeline yang transparan, diharapkan masyarakat dapat memahami tahapan pekerjaan dan menyesuaikan aktivitasnya, sekaligus meminimalisasi keluhan yang muncul akibat kurangnya informasi," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....