Tim SAR Temukan Korban Terbawa Arus Sungai Cimanuk

  • 21 Feb 2026 18:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut - Upaya pencarian Tim SAR gabungan terhadap korban hanyut di Sungai Cimanuk akhirnya membuahkan hasil. Asep Supriatna (9) bocah warga Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut kota ditemukan tim Sar dalam kondisi meninggal dunia tepatnya di wilayah Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu 21 Febuari 2026.sekitar pukul 08.30 WIB.

"Alhamdullilah setelah dilakukan pencarian secara intensif dengan menyisir disekitaran sungai cimanuk, akhirnya kami bisa menemukan jasad korban Asep. Kami mengapresiasi tim sar gabungan yang terdiri dari berbagai elemen yang telah bekerja keras akhirnya membuahkan hasil,"katanya,di Garut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Kamis, 19 Febuari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di tepi Sungai Cimanuk, Kampung Sanding Lebak, RT 01 RW 01, Kelurahan Muara sanding, Kecamatan Garut Kota. Saat itu korban diketahui sedang bermain seorang diri di sekitar tangga yang berada di tepi sungai.

Menurut keterangan ibunya, Dewi Yulianti (31), ia sempat melihat anaknya turun ke arah tangga di tepi sungai. Namun tidak lama kemudian, saat kembali diperhatikan, korban sudah tidak berada di lokasi. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke sungai hingga akhirnya hanyut terbawa arus."Kemungkinan korban terpeleset hingga terbawa arus sungai saat bermain ditepi sungai cimanuk,"ujarnya.

Ia menyampaikan, setelah menerima laporan, petugasnya bersama tim SAR langsung melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari kedua dalam kondisi meninggal dunia."Kami langsung melakukanmoencarian sejak korban dinyatakan hilang,"ujarnya.

Ia menyampaikan dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

"Proses pencarian kami tutup, dan kami menghimbau agar warga khususnya orang tua agar berhati hati saat membawa anaknya bermain di zona berbahaya seperti di tepi sungai,"katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....