Disdik Kota Bandung Tetapkan Jam Masuk Sekolah Selama Ramadan
- 21 Feb 2026 11:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Pendidikan Kota Bandung resmi memberlakukan penyesuaian jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB. Kebijakan tersebut mengacu pada surat edaran dari walikota Ban.dung Muhammad Farhan terkait pengaturan aktivitas pendidikan selama bulan suci Ramadan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengatakan penyesuaian jam masuk dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas arahan Wali Kota serta menyesuaikan dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan.
“Sekarang sudah ada surat dari Pak Wali, jadi jam masuk sekolah mulai pukul 08.00 WIB. Jam masuknya mengikuti surat edaran tersebut,” ujar Asep, Sabtu 21 Februari 2026.
Menurutnya, meskipun sebelumnya terdapat kebijakan dari gubernur terkait jam masuk lebih pagi, Pemerintah Kota Bandung memilih mengikuti arahan resmi yang telah diterbitkan Wali Kota. Dengan demikian, seluruh satuan pendidikan di Kota Bandung diinstruksikan untuk menyesuaikan jadwal operasionalnya.
Asep menegaskan, perubahan jam masuk tidak akan mengurangi durasi kegiatan belajar mengajar (KBM). Ia memastikan total jam pembelajaran tetap terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada pengurangan KBM, jam kerja tetap normal. Hanya mungkin untuk jam masuk dan jam istirahat ada penyesuaian tertentu, tetapi itu sudah dihitung secara detail,” jelasnya.
Selain penyesuaian jadwal, kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat tetap akan dilaksanakan di masing-masing sekolah. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat nilai spiritual dan meningkatkan kualitas ibadah siswa selama Ramadan.
“Pola pembelajarannya diarahkan untuk pemenuhan amal ibadah selama bulan suci. Secara teknis, hal ini sudah diatur di masing-masing sekolah,” tambahnya.
Asep menekankan bahwa bulan Ramadan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan produktivitas maupun kinerja, baik bagi tenaga pendidik maupun peserta didik. Sebaliknya, Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin dan semangat kerja.
“Ramadan adalah bulan penuh maghfirah dan barokah. Kita jadikan momen Ramadan untuk meningkatkan kinerja, bukan menurunkannya. Kegiatan tetap harus berjalan seperti sebelum bulan suci,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....