Camat Subang Ungkap Kunci Keberhasilan Menurunkan Prevalensi Stunting

  • 18 Feb 2026 13:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Kunci keberhasilan Kecamatan Subang dalam menurunkan prevalensi kasus stunting di tahun 2025, sehingga memiliki andil yang cukup besar terhadap penurunan prevalensi stunting tingkat Kabupaten Subang ditingkat Jawa Barat dan Nasional, yakni dari angka 18 persen, turun menjadi 12 persen. Keberhasilan tersebut, berkat kekompakan seluruh lini lapangan yakni, Tim Pendamping Keluarga (TPK) bergerak ke seluruh titik sasaran.

Hal itu diungkapkan Camat Subang Sumardi kepada RRI di Subang, Rabu 18 Februari 2026. TPK tersebut, merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yang membantu pemerintah daerah, dalam berbagai program, salah satunya dalam penurunan prevalensi stunting.

"Stunting ini, amanatnya langsung dari bapak Presiden, bahwa seluruh elemen pemerintahan harus menangani stunting, dalam mengejar zero news stunting, atau tidak ada lagi kasus stunting yang baru," ujar Sumardi.

Maka dari itu pihaknya, lanjut Camat Subang, untuk menggerakkan seluruh kader TPK yang ada di tingkat kelurahan terus bersemangat, dan termotivasi untuk membantu menurunkan prevalensi stunting di Kecamatan Subang, yakni dengan memberikan dukungan anggaran ke TPK, dalam melakukan pendekatan kepada keluarga, khususnya keluarga sasaran seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi berusia dua tahun dan balita. Dimana jumlah keluarga sasaran di Kecamatan Subang berjumlah 5.384 sasaran, yang tersebar di 8 kelurahan.

"Atas keberhasilan tersebut, kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader TPK dari 8 kelurahan, agar mereka, terus termotivasi dan bersemangat, dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh keluarga sasaran, dalam mencapai target prevalensi stunting di Kecamatan Subang khususnya. Umumnya dapat mewujudkan zero news stunting di tahun 2030 nanti, baik di tingkat Kabupaten Subang, Jawa Barat dan juga nasional," tegasnya.

Sementara itu, angka prevalensi stunting di Kecamatan Subang, disebutkan dia, pada akhir tahun 2024 diangka 2.200 an, turun diakhir tahun 2025 kemarin itu, ada penurunan diangka 1.841, atau prevalensi stunting di Kecamatan Subang turun sekitar 2,2 persen. Sementara itu, target di tahun 2026 ini, prevalensi stunting turun di angka 137.

"Sasaran utama kita hari ini, yaitu kita terus melakukan pendampingan terhadap seluruh calon pengantin, ibu hamil, ini menyusui, bali usia dua tahun dan balita. Hal ini kami lakukan, agar target penurunan prevalensi stunting Kecamatan Subang, tercapai di akhir tahun 2026 nanti, yang tentunya kita juga tidak terlepas dari kerjasama dengan dinas kesehatan, dan petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA)," tandas Camat Subang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....