Disdikpora Cianjur Gelar TKA SD dan SMP

  • 14 Feb 2026 20:20 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur - Pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur dijadwalkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Maret hingga April 2026. Program tersebut digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur sebagai bagian dari upaya pemetaan capaian akademik siswa di akhir jenjang pendidikan.

Pelaksanaan TKA itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik. Regulasi tersebut mengatur mekanisme pengukuran capaian akademik peserta didik pada jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK secara terstandar dan terstruktur.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, menjelaskan bahwa meski TKA diatur dalam peraturan menteri, pelaksanaannya tidak menjadi syarat kelulusan siswa. Ia menegaskan, TKA bersifat tidak wajib sehingga peserta didik memiliki kebebasan untuk mengikuti ataupun tidak.

“Tesnya dilaksanakan secara online di masing-masing sekolah. TKA tidak sama dengan Ujian Nasional, dan tidak menjadi syarat kelulusan. Tetap yang menentukan kelulusan itu adalah Ujian Sekolah,” ujar Helmi, Sabtu 14 Februari 2026.

Helmi menambahkan, mata pelajaran yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut dipilih karena dinilai merepresentasikan kompetensi dasar literasi dan numerasi yang menjadi fondasi pembelajaran di jenjang berikutnya.

Menurutnya, peserta TKA merupakan siswa kelas akhir pada setiap jenjang pendidikan. Artinya, siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP menjadi sasaran utama pelaksanaan tes tersebut pada tahun ajaran 2025/2026.

Ia juga menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti TKA dan memperoleh nilai tinggi akan mendapatkan sertifikat capaian akademik. Sertifikat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung saat mendaftar ke sekolah negeri pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Siswa yang mengikutinya akan mendapatkan sertifikat. Ini bisa menjadi tambahan nilai saat masuk melalui jalur prestasi ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Helmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....