Atasi Harga Sembako, IWAPA : Butuh Solusi Pemerintah
- 13 Feb 2026 14:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Ketua Ikatan Warga Pasar (IWAPA) Guntur Garut Suhartono menyatakan, pihaknya membutuhkan solusi dari pemerintah kabupaten Garut, dalam mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok penting setiap menjelang bulan ramadan dan idul fitri atau hari besar lainnya."Kerjanya hanya sidak dan monitoring serta berdialog dengan pedagang atau pembeli, saat ada keluhan tanpa ada solusi, jadi kemana aja pemerintah selama ini,"katanya, di Garut, Jumat, 13 Febuari 2026.
Ia mengatakan, dengan sering terjadinya kenaikan harga yang signifikan setiap jelang ramadan dan idul fitri, ditambah dengan persoalan baru yaitu hadirnya program MBG yang dinilai telah melemahkan terhadap konsumen di Pasar Guntur Garut, menurutnya Pemerintah Kabupaten Garut dinilai tidak memiliki gerak langkah nyata dalam mengatasi persoalan tersebut."Pemerintah seringkali tidak hadir dan tidak ada solusi kongkrit dalam menyikapi berbagai persoalan yang menyangkut soal terjadinya kenaikan harga komoditi dipasaran,"katanya.
| Baca juga: Hadapi Ramadan Harga Sembako Naik 40 Persen |
Ia menyampaikan, sebagai tawaran solusi, seharusnya pemerintah kabupaten Garut dengan kewenangannya bisa mengalokasikan luasan lahan pertanian untuk sejumlah komoditi tertentu yang selaku terjadi kenaikan harga, atau bisa juga mendobrak produsen sembako untuk menekan harga. Sehingga, bisa stabil dipasaran dan pedagang tidak kehilangan konsumen.
"Kami mohon pemerintah bisa bekerjasama dengan IWAPA, untuk menutupi berbagai kekurangan dan keluhan baik dari pedagang maupun dari pembeli, sehingga tidak ada yang dirugikan dan sama sama diuntungkan jika ada solusi yang jelas,"katanya.
Sementara itu Bupati Garut, Abdusy Sakur Amin disela monitoring harga di Pasar Guntur Garut mengatakan, pihaknya meminta kepada dinas terkait agar krnaikan harga ditahun ini tidak melebihi kenaikan harga ditahun sebelumnya"Kami perintahkan dinas terkait untuk mencarikan solusi terkait penyebab kenaikan harga dipasaran jelang ramadan dan idul fitri ini,"katanya.
Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok hingga jelang lebaran mendatang."Kami akan terus memantau perkembangan harga dipasaran hingga jelang lebaran dan mencari solusi guna menekan kenaikan harga tersebut,"ujarnya.
Ia mengatakan, tradisi kebaikan harga sembako jelang ramadan dan lebaran ini merupakan hal yang sudah biasa dan terjadi hukum ekonomi pasar. "Dimana permintaan tinggi maka akan selalu terjadi kenaikan harga atau "suplai and dimand"
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....