Jabar Lumbung Pangan Nasional, Distanhorti Ungkap Tantangannya
- 13 Feb 2026 11:36 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bantuan Pemerintah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Tahun Anggaran 2026, Rabu 11 Februari 2026. Rapat yang berlangsung di Ruang Mawar Kantor Distanhorti Jabar, Bandung, menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.
Jawa Barat dipandang sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia, sehingga penguatan koordinasi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional. Kepala Distanhorti Jabar, Dadan Hidayat, dalam sambutannya mengungkapkan capaian sektor pertanian Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Ia menyebut, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan peningkatan produksi padi tertinggi secara nasional.
Dari sisi efektivitas pemanfaatan lahan, Jawa Barat juga menempati peringkat kedua produktivitas padi nasional, berada tepat di bawah Provinsi Bali. “Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani dalam meningkatkan kinerja sektor pertanian,” ujar Dadan dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Kamis 12 Januari 2026.
Meski demikian, ia mengakui sektor pertanian Jawa Barat masih menghadapi tantangan serius, terutama alih fungsi lahan sawah yang terus terjadi menjadi kawasan industri dan permukiman.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Irigasi Pertanian Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Liferdi Lukman, menegaskan bahwa Jawa Barat memiliki keterbatasan untuk menjalankan program cetak sawah baru. “Oleh karena itu, strategi utama tahun 2026 adalah pengamanan lahan pertanian yang sudah ada,” tegasnya.
Menurut Liferdi, peningkatan produksi pertanian di Jawa Barat tetap dapat didorong melalui peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas. Hal ini ditopang oleh rehabilitasi jaringan irigasi serta penguatan sarana dan prasarana irigasi pertanian, sehingga lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kementan, Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, serta jajaran Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Distanhorti Jabar. Melalui koordinasi lintas lembaga ini, pemerintah berharap pelaksanaan kegiatan bantuan pemerintah bidang lahan dan irigasi pertanian tahun 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan keberlanjutan pertanian di Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....