Miras Oplosan Renggut Sembilan Orang, Gubernur Telepon Bupati Subang

  • 12 Feb 2026 12:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa kecewa terhadap kinerja Satpol PP Kabupaten Subang, menyusul peristiwa miras oplosan yang merenggut sembilan korban jiwa. Dedi Mulyadi (KDM) menilai, adanya dugaan pemberian terhadap peredaran miras di wilayah Kabupaten Subang.

Hal itu diungkapkan Bupati Subang Reynaldi kepada wartawan di Subang, Kamis 12 Februari 2026. "Betul tadi malam, Pak Gubernur menelepon saya, beliau mengaku kecewa, atas peristiwa tersebut," ungkap Reynaldi.

Ia menyatakan, Gubernur meminta peredaran miras ilegal dan oplosan di berantas habis, dan di tindak tegas. KDM memerintahkan untuk menutup semua kios yang menjual miras ilegal, dan miras oplosan.

"Hari ini saya instruksikan Satpol PP untuk menyisir kios-kios miras ilegal dan miras oplosan, untuk kita tindak tegas. Dan pak Kapolres sendiri sudah berkomitmen, untuk merazia miras secara besar-besaran di wilayah Kabupaten Subang," imbuhnya.

Selain miras ilegal dan miras oplosan, Reynaldi juga meminta penindakan terhadap peredaran obat-obatan keras . Masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika ada penjual miras dan obat-obatan terlarang.

"Banyak laporan ke saya, tentang peredaran obat-obatan terlarang, dan miras ilegal serta oplosan. Jika masyarakat dan insan pers masih melihatnya tolong laporkan ke kita," tandas Bupati Subang.

Seperti diketahui, akibat pesta miras oplosan di Subang Kota, 12 orang korban dilarikan ke rumah sakit dan klinik kesehatan. dari jumlah tersebut sembilan orang dinyatakan meninggal dunia dan lainnya dala perawatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....