BSSN-Len Sinergi Bangun Kedaulatan Siber
- 09 Feb 2026 16:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat strategi keamanan siber nasional melalui kolaborasi dengan PT Len Industri (Persero). Langkah ini menjadi bagian dari upaya negara menjaga kedaulatan teknologi sekaligus meningkatkan ketahanan sistem digital strategis di tengah ancaman siber yang semakin kompleks.
Pertemuan antara Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, dengan Direktur Teknologi & Manajemen Risiko Len, Amalia Maya Fitri, menegaskan komitmen bersama membangun kemandirian teknologi keamanan siber. Fokus kerja sama diarahkan pada dukungan terhadap sektor pertahanan dan industri strategis yang vital bagi ketahanan nasional.
Dalam pernyataannya, Nugroho menegaskan bahwa penguatan keamanan siber tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan orkestrasi yang kuat antar lembaga negara dengan dukungan penuh dari industri nasional agar ketahanan siber dapat terbangun secara kokoh.
Ia menambahkan, penguasaan teknologi siber dalam negeri merupakan fondasi utama kedaulatan digital Indonesia. Kemandirian teknologi menjadi prasyarat mutlak agar negara mampu mengembangkan, mengoperasikan, dan mengamankan sistem siber secara mandiri dengan melibatkan ekosistem nasional.
“BSSN memandang kolaborasi dengan industri strategis nasional seperti Len sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan siber nasional yang berkelanjutan,” ujar Nugroho Senin 9 Januari 2026. Hal ini menegaskan arah kebijakan BSSN yang tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan ekosistem siber secara menyeluruh.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kedaulatan digital Indonesia hanya dapat dicapai jika seluruh pemangku kepentingan bersinergi dalam satu visi. Pemerintah, industri, akademisi, hingga komunitas siber nasional memiliki peran masing-masing dalam menjaga ruang digital Indonesia.
Baca juga : HPN, Siti Muntamah Oded Dorong Pers Berintegritas
Sementara itu, Direktur Teknologi & Manajemen Risiko Len, Amalia Maya Fitri, menyatakan kesiapan Len untuk menjadi mitra strategis BSSN. Menurutnya, keamanan siber nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi erat antar seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, keterlibatan industri pertahanan, akademisi, dan komunitas siber nasional akan memperkuat ekosistem keamanan siber. Dengan demikian, Indonesia dapat membangun sistem pertahanan digital yang tangguh dan berdaya saing di tingkat global.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang sinergi teknis untuk mendorong pengembangan industri keamanan siber dalam negeri. Langkah ini mencakup pemanfaatan solusi lokal, penguatan ekosistem sertifikasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia sesuai kebijakan nasional.
Penyelarasan strategi ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. Selain itu, penguatan industri lokal akan menciptakan nilai tambah ekonomi di sektor pertahanan dan industri strategis, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta keamanan siber global.
Kolaborasi BSSN dan Len juga diarahkan untuk membangun ekosistem keamanan siber pertahanan yang terintegrasi. Aspek yang diperkuat meliputi teknologi, tata kelola, regulasi, kesiapan sumber daya manusia, hingga budaya keamanan siber yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan ini, Indonesia diharapkan mampu menghadapi dinamika ancaman siber yang terus berkembang. Sinergi antara lembaga negara dan industri strategis menjadi modal penting dalam menjaga kedaulatan digital sekaligus melindungi kepentingan nasional.
Langkah BSSN bersama Len Industri mencerminkan arah kebijakan nasional yang menempatkan keamanan siber sebagai prioritas utama. Di tengah transformasi digital yang masif, kedaulatan teknologi menjadi instrumen vital untuk memastikan ruang digital Indonesia tetap aman dan berdaulat.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa penguatan keamanan siber tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga tentang komitmen bersama membangun ekosistem yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kepentingan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....