Lanud Suryadarma Gelar Latihan Pengamanan Objek Vital
- 07 Feb 2026 20:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) R. Suryadi Suryadarma menggelar Patroli Pertahanan Pangkalan dan Pasukan Huru Hara (PHH) sekaligus Latihan Survival Dasar “Sarva Sakti” Grup 2 Heli TA 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan PT Dahana, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu 4 Februari 2026.
Latihan ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud R. Suryadi Suryadarma, Marsma TNI M. R. Y. Fahlefie. Pelaksanaan kegiatan melibatkan personel TNI Angkatan Udara serta unsur pengamanan internal PT Dahana sebagai objek vital nasional.
General Manager Sekretaris Perusahaan PT Dahana, Erwin Cipta Mulyana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi strategis antara PT Dahana dan TNI AU. Sinergi ini dinilai penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas objek vital nasional.
“Latihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh unsur, baik pengamanan internal perusahaan maupun aparat pertahanan negara, dalam menghadapi berbagai potensi ancaman secara profesional, terukur, dan terkoordinasi,” ujar Erwin. Ia menegaskan komitmen PT Dahana dalam mendukung upaya pengamanan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Pemkot Cimahi Targetkan Pengolahan Mandiri Sampah
Sementara itu, Marsma TNI M. R. Y. Fahlefie menjelaskan bahwa latihan ini bertujuan melatih dan menguji prosedur tetap satuan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengasah kemampuan personel Lanud R. Suryadi Suryadarma dalam menghadapi berbagai kemungkinan kontinjensi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Dahana yang telah memfasilitasi pelaksanaan latihan simulasi tanggap darurat ini,” kata Fahlefie. Ia menilai dukungan tersebut sangat membantu kelancaran dan efektivitas latihan.
Menurut Fahlefie, latihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan personel dalam pengamanan objek vital nasional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan taktis dan prosedural pasukan PHH TNI AU.
Latihan disimulasikan dengan skenario potensi gangguan keamanan di kawasan PT Dahana yang berkembang kurang kondusif. “Unsur pengamanan internal melaksanakan pengamanan awal, kemudian diperkuat pasukan PHH Lanud R. Suryadi Suryadarma melalui langkah pengamanan, negosiasi, dan pengendalian massa secara terukur sesuai prosedur,” ungkapnya.
Fahlefie menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari latihan dan manuver lapangan. Ia memastikan kegiatan ini dirancang semata untuk meningkatkan kesiapsiagaan pasukan dan bukan merupakan peristiwa nyata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....