Kecamatan Subang Terbaik Turunkan Prevalensi Stunting
- 04 Feb 2026 14:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Kecamatan Subang merupakan kecamatan terbaik di Kabupaten Subang saat ini, karena dinilai berhasil menurunkan prevalensi stunting Subang di Kabupaten, hingga tingkat Jawa Barat di rangking ketiga. Terkait keberhasilan tersebut, tentunya hasil kerja keras Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang ada di masing-masing kelurahan, dan dukungan finansial dari Camat Subang Sunardi.
Atas keberhasilan tersebut, seluruh TPK mendapatkan apresiasi dari Camat Subang Sunardi, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Yayat Sudrajat. Langkah ini sebagai upaya memotivasi seluruh TPK, kecamatan lain sebagai garda terdepan dalam penangan kasus stanting di Kabupaten Subang.
Camat Subang Sunardi menyatakan, langkah ini, sebagai wujud keseriusan pemcam Subang terhadap target new zero stunting di tahun 2030. Menurutnya Kecamatan Subang memiliki jumlah penduduk terpadat di Kabupaten Subang, dengan total 142 ribu jiwa, dengan target 5.384 sasaran pendampingan yang tersebar di 8 kelurahan.
"Salah satu langkah, yang kami lakukan, yakni memberikan peningkatan kapasitas TPK disetiap kelurahan, sebagai garda terdepan yang menangani kasus stanting, seklaivis sangat berperan dalam menurunkan prevalensi stunting di Kecamatan Subang. Sehingga berkontribusi terhadap prevalensi stunting di Kabupaten Subang," ungkap Sunardi kepada RRI di Subang, Rabu 4 Januari 2026.
Baca Juga: Tukar Guling BIJB Husein Pemkot Fokus Pada Manfaat
Ia menyebut, 5.384 sasaran pendampingan yang menjadi tugas TPK di 8 kelurahan tersebut, yakni, calon pengganti, ibu hamil, ibu nifas, bayi dua tahun dan balita. Pendampingan juga dilakuakn secara kolaborasi, dengan tim dari Kantor Kementerian Agama Subang, dalam hal ini petugas dari KUA, dan dinas kesehatan, serta dinas Terkait lainnya.
"Pendampingan yang dilakukan TPK tersebut, terhadap catin agar mereka sehat, siap nikah dan siap hamil, kemudian untuk ibu menyusui dan badut dan balita yang sehat, sehingga target new zero stunting di Kabupaten Subang tahun 2030 bisa tercapai," tegasnya.
Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang Yayat Sudrajat mengatakan, dari 30 kecamatan, Kecamatan Subang, menjadi salah satu kecamatan terbaik di Kabupaten Subang, dalam penurunan prevalensi stunting dari angka 18 persen turun menjadi 12 persen di tahun 2025. Dengan angka prevalensi stunting tersebut, menempatkan Subang di peringkat ketiga di Jawa Barat.
"Camat Subang mampu menurunkan angka prevalensi stunting dari 2,4 persen, dan ditargetkan di bawah 1 persen. Dan ini bukti keseriusan Camat Subang, dalam membantu, penurunan prevalensi stunting, dalam mewujudkannya Subang new zero stunting di tahun 2030 nanti," ujar Yayat.
Keseriusan dari Camat Subang dalam penanganan kasus stunting ini, dapat menjadi sebuah motivasi bagi camat lain, dalam membantu mewujudkan new zero stunting di Kabupaten Subang pada tahun 2030. Tanpa keterlibatan semua pihak, dalam menangani titik sasaran kasus stanting di Kabupaten Subang, sangat dibutuhkan.
"Mungkin tanpa peran serta dan peran aktif TPK dilapangan, prevalensi stunting, dan target new zero stunting di Kabupaten Subang pada tahun 2030 nanti," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....