Pemkot Bandung Siapkan Transit Sampah Legok Nangka

  • 04 Feb 2026 12:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sarana pendukung berupa lokasi transit atau peralihan sampah.Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan pengoperasian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Legok Nangka yang direncanakan sebagai solusi pengelolaan sampah regional.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, sarana yang diminta pemerintah provinsi berupa lahan seluas kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut akan difungsikan sebagai tempat transit sementara sebelum sampah dari Kota Bandung dikirim ke TPA Legok Nangka.

“Dalam persiapan TPA Legok Nangka, pemerintah provinsi meminta kita menyediakan sarana peralihan atau tempat transit sampah seluas satu hektare. Nantinya itu menjadi lokasi pemilahan dan proses awal sebelum dibawa ke Legok Nangka,” ujar Farhan usai rapat pimpinan pengelolaan sampah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balai Kota Bandung, Rabu 4 Februari 2026.

Ia menjelaskan, di lokasi transit tersebut sampah tidak hanya ditampung sementara, tetapi juga akan melalui proses pemilahan dan penanganan awal. Dengan mekanisme itu, volume sampah yang dikirim ke TPA diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga: Rapor Persampahan Kota Bandung Belum Memuaskan!

Farhan mengungkapkan, hingga saat ini Pemkot Bandung masih mencari lokasi yang paling sesuai untuk dijadikan tempat transit sampah. Menurutnya, ketersediaan lahan menjadi tantangan tersendiri di wilayah perkotaan seperti Bandung.

“Kalau titiknya bertambah, ya artinya kita harus menyiapkan lahan. Sekarang masih kita cari. Yang jelas, sampah yang masuk nanti sudah dalam kondisi terpilah,” katanya.

Meski demikian, Farhan mengakui pihaknya belum memperoleh gambaran teknis secara rinci terkait sistem operasional TPA Legok Nangka. Termasuk di dalamnya mekanisme pengangkutan sampah dari lokasi transit menuju TPA tersebut.

“Untuk teknis Legok Nangka sendiri saya belum tahu secara detail. Kita hanya diminta menyiapkan sarana peralihan itu. Nama teknisnya apa, nanti akan dibahas lebih lanjut,” ucap Farhan.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung akan terus melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah tersebut diperlukan agar kesiapan Kota Bandung selaras dengan skema pengelolaan sampah regional yang tengah disiapkan.

Menurut Farhan, keberadaan fasilitas transit sampah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi jangka menengah pengelolaan sampah di Kota Bandung. Selain itu, fasilitas tersebut juga ditujukan untuk mendukung pengoperasian TPA Legok Nangka agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....