Banjir Pantura Subang Meluas, Pemkab Intensif Koordinasi
- 29 Jan 2026 19:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Banjir yang melanda wilayah Pantura Kabupaten Subang kembali meluas. Jika sebelumnya hanya merendam tujuh kecamatan, kini dampak banjir bertambah menjadi delapan kecamatan akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Subang selama dua hari terakhir.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Subang Reynaldi Putra Andita BR, yang akrab disapa Kang Rey, menyatakan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi menyeluruh agar permasalahan banjir di kawasan Pantura Subang tidak terus berulang.
“Pagi tadi saya sudah menelepon Gubernur Jawa Barat agar Balai Besar Wilayah Sungai segera membangun tanggul yang layak serta melakukan normalisasi sungai-sungai yang ada,” ujar Kang Rey kepada wartawan di Subang, Kamis 26 Januari 2026.
Baca Juga: Bencana Banjir Pantura Meluas, Ini Kata Bupati Reynaldi
Kang Rey menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bergerak maksimal sejak awal banjir terjadi. Seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan telah dikerahkan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Insya Allah seluruh stakeholder sudah terkonsolidasi sejak awal banjir di Ciasem. OPD dan kecamatan langsung turun ke lapangan. Semua unsur berkolaborasi agar kebutuhan masyarakat Pantura tetap terpenuhi,” tegasnya.
Selain upaya teknis, Kang Rey juga memohon doa dari seluruh masyarakat Jawa Barat agar bencana banjir segera surut dan kondisi dapat kembali normal. Ia berharap warga terdampak dapat segera kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan sehat.
“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Jawa Barat agar banjir ini segera surut, masyarakat bisa kembali ke rumah, dan warga terdampak selalu diberikan kesehatan,” ucap Kang Rey.
Bupati Subang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kondisi kesehatan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pencegahan banjir, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan.
“Cuaca sedang tidak baik-baik saja, intensitas hujan masih tinggi, saya harap masyarakat tetap waspada. Kita harus menjaga alam dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Menurut Kang Rey, banjir di Pantura Subang tidak lepas dari persoalan lingkungan, seperti bangunan liar dan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Pemerintah daerah, melalui Dinas Lingkungan Hidup, disiagakan untuk mengangkut sampah yang terbawa arus banjir.
“Banjir ini salah satunya dipicu bangunan liar dan sampah. DLH juga sudah siaga untuk mengangkut sampah yang terbawa banjir,” sambungnya.
Di akhir pernyataannya, Kang Rey kembali menegaskan komitmen Pemkab Subang untuk terus mendorong BBWS dan pihak terkait agar segera membangun tanggul yang memadai serta melakukan normalisasi sungai. Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar banjir di kawasan Pantura tidak kembali terulang.
“Kami berupaya maksimal melakukan normalisasi sungai dan terus mendorong BBWS membangun tanggul yang layak, agar tahun depan banjir seperti ini tidak terulang lagi,” tutup Kang Rey.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....