Dandim 0605/Subang Janjikan Bangun Jembatan Gantung

  • 26 Jan 2026 22:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Subang - Selain menyalurkan bantuan kepada para penyintas banjir di Kecamatan Ciasem dan Blanakan Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin, beserta rombongan, bersama Kepala Desa Muara, dan Anggota DPRD Subang, serta tokoh masyarakat Desa Muara Kecamatan Blanakan, meninjau jembatan gantung yang terdampak banjir. Jembatan tersebut saat ini tidak lagi bisa dipergunakan, karena dapat membahayakan warga setempat.

Terkait kunjungan Dandim tersebut, Kepala Desa Muara Muhammad Soleh mengatakan, kinerja Dandim Subang dinilainya cepat tanggap terhadap kondisi masyarakat. Terlebih terhadap kondisi masyarakat penyintas banjir, dan juga kondisi jembatan gantung yang terdampak banjir, sehingga tak bisa dipergunakan warga, khususnya anak-anak sekolah.

"Alhamdulillah, hari ini Pak Dandim datang ke sini, tak hanya menyalurkan bantuan sembako, tetapi juga meninjau jembatan gantung yang terdampak banjir, yang kondisinya tidak bisa digunakan lagi oleh warga," ujar Mohammad Soleh.

Baca juga:Layvin Kurzawa Bongkar Alasannya Gabung ke Persib Bandung

Ia juga berharap, ada langkah-langkah konkrit dari Forkopimda, untuk mendorong perbaikan jembatan gantung tersebut. Karena menurutnya, Dandim tak hanya hadir sekali ini saja ke Desa Muara, sebelum banjir juga, sudah meninjau pembangunan KDKMP Desa Muara.

"Pembangunan KDKMP juga beliau yang kawal, jadi untuk pembangunan jembatan gantung ini juga kami sangat berharap terhadap Pak Dandim, karena di Desa Muara ini, banyak pekerjaan rumah yang harus saya selesaikan, termasuk jembatan ini yang sudah hampir 12 tahun mangkrak," ungkapnya.

Selain itu, jembatan utama yang hampir 12 tahun ini mangkrak, padahal jembatan ini bisa menghubungkan dua desa, yaitu Desa Muara dengan Desa Tanjungtiga Kecamatan Blanakan. Dan jembatan ini juga merupakan jalur alternatif saat arus mudik dan balik lebaran, ketika di jalur utama Pantura padat.

"Kemarin juga ada dari Dinas PUPR Kabupaten, yang datang ke sini menghitung anggarannya mencapai Rp 43 miliar, dan ini yang mengerjakannya PUPR Provinsi. Jika jembatan utama ini di bangun, tentunya sektor perekonomian masyarakat Desa Muara bisa meningkatkan, dari jalan alternatif ini, dan juga dari sektor pertanian dan perikanan," tandas Muhammad Soleh.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Subang Suratno Hartono Syarifudin berharap, dengan kehadiran Dandim di Desa Muara ini, dapat menyelesaikan pembangunan jembatan utama, yang dirindukan warga Desa Muara. Ia juga mendesak Pemkab Subang, dapat segera memperbaiki jembatan gantung yang kondisinya sudah miring akibat banjir kemarin, agar segera diperbaiki.

"Alhamdulillah, tadi juga Pak Dandim nelpon, informasinya masih ada anggaran yang bisa dipergunakan untuk memperbaiki jembatan gantung tersebut," kata Suratno.

Di tempat yang sama, Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Asep Saepudin menyebutkan, untuk perbaikan jembatan gantung di Desa Muara yang terdampak banjir, diajukan melalui program dari Presiden, dimana jembatan yang ada sudah tidak layak digunakan lagi oleh masyarakat. Terlebih digunakan oleh para pelajar untuk akses ke sekolah, jika tidak diperbaiki segera sangat membahayakan.

"Saya tadi melihat langsung ke lokasi jembatan gantung, bersama Pak Kades dan Pak Dewan, ternyata sudah tidak layak digunakan, dan jika digunakan akan sangat membahayakan, masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah," tegas Letkol Asep Saepudin.

Dandim menambahkan, untuk perbaikan jembatan gantung tersebut, semoga saja, bisa dilaksanakan pekan depan. "In Syaa Alloh, untuk jembatan gantung ini, pekan depan sudah bisa kita laksanakan," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....