BMKG–BNPB Lakukan Rekayasa Cuaca Dukung Evakuasi Longsor

  • 25 Jan 2026 13:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan rekayasa atau modifikasi cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat. Tujuannya guna menekan intensitas hujan, khususnya di kawasan rawan bencana longsor.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan operasi modifikasi cuaca telah dilaksanakan sejak Jumat lalu dan masih terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Modifikasi cuaca sudah kita lakukan sejak hari Jumat bersama BNPB. Hari ini, Minggu, telah dilaksanakan satu sorti penerbangan pada pukul 06.30 WIB dengan fokus wilayah Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat,” kata Teguh, Minggu 25 Januari 2026.

Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi korban longsor oleh Basarnas dan tim penyelamat gabungan, terutama di wilayah Desa Pasirlangu dan sekitarnya.

Baca juga : DVI Polda Jabar Identifikasi Tujuh Korban Longsor Pasirlungu

Menurut Teguh, secara teknis rekayasa cuaca dilakukan dengan menaburkan bahan semai berupa garam ke awan hujan. Metode ini bertujuan mengurangi potensi curah hujan di wilayah sasaran.

“Modifikasi cuaca ini ditujukan untuk menurunkan intensitas hujan hingga sekitar 30 persen, sehingga kondisi di lapangan lebih aman dan mendukung proses evakuasi,” jelasnya.

BMKG mencatat, dalam sepekan hingga dua pekan ke depan, karakteristik cuaca di Jawa Barat didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Kondisi ini dinilai cukup mendukung pelaksanaan operasi rekayasa cuaca.

“Kita akan melihat perkembangan selanjutnya. Jika kondisi di lapangan membutuhkan, maka opsi penambahan sorti penerbangan akan dipertimbangkan,” ujarnya.

BMKG juga mengingatkan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Barat saat ini berada pada puncak musim hujan, sehingga potensi hujan lebat masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat di wilayah rawan bencana diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....