Warga Keluhkan PJO Rusak, Agus: Kita Dorong Kemenhub

  • 23 Jan 2026 12:14 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di ruas Jalan Soekarno-Hatta Bandung kembali menjadi sorotan publik. Minimnya fasilitas penyeberangan serta rusaknya sarana yang ada membuat warga merasa tidak aman.

Hal ini diungkapkan Sarah, mahasiswi asal Bandung, yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Sarah menuturkan, JPO di jalur Soekarno-Hatta hanya tersedia satu unit dan kondisinya sudah memprihatinkan.

“Bagian jembatannya mulai keropos, lantainya licin, bahkan ada yang berlubang. Pagar pengaman di kanan-kiri juga tidak kokoh, sehingga membahayakan anak-anak, lansia, maupun masyarakat yang menyeberang setiap hari,” ujarnya, Jumat 23 Januari 2026.

Selain kerusakan fisik, Sarah juga menyoroti minimnya penerangan di kawasan tersebut. Lampu yang banyak mati membuat suasana JPO gelap dan sepi pada malam hari. “Kami sebagai warga merasa takut melintas karena rawan kecelakaan dan tindak kriminal. Pemerintah harus segera memperhatikan fasilitas umum ini, jangan menunggu ada korban baru diperbaiki,” tegasnya.

Baca juga : PR Sampah Bandung Tak Kunjung Selesai, Begini Kata DPRD

Sarah berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar masyarakat merasa aman dan nyaman menggunakan fasilitas penyeberangan. “Baik JPO maupun penerangannya harus segera diperbaiki supaya masyarakat bisa lebih tenang,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, menyatakan pihaknya telah mengajukan permasalahan JPO dan penerangan di ruas Soekarno-Hatta kepada Kementerian Perhubungan. “Karena jalan ini statusnya nasional, tidak bisa dibangun oleh Pemerintah Kota Bandung. Namun kami terus koordinasi, termasuk melalui kantor perwakilan di A.H. Nasution,” jelas Agus.

Agus menegaskan, pihaknya akan kembali menyurati Kementerian Perhubungan tahun ini. “Bukan hanya Soekarno-Hatta, setiap ruas jalan yang dimiliki pemerintah pusat akan kami sampaikan. Termasuk proyek mangkrak fly over Nurtanio yang sudah lama kami dorong, dan alhamdulillah sekarang sudah terlaksana,” ujarnya.

Menurut Agus, koordinasi dengan pemerintah pusat tidak hanya melalui surat, tetapi juga dengan mendatangi langsung kementerian terkait. “Kami akan cek sejauh mana hasil koordinasi ini. Apakah pembangunan JPO di Soekarno-Hatta sudah masuk perencanaan anggaran tahun ini atau belum, akan segera kami tanyakan,” katanya.

Dengan kondisi yang ada, warga berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera menindaklanjuti perbaikan JPO dan penerangan di jalur vital tersebut. Keberadaan fasilitas penyeberangan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan ribuan pengguna jalan setiap harinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....