Kesbangpol Garut Soroti Rendahnya Angka Keberlanjutan Pendidikan

  • 19 Jan 2026 13:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Garut – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, memberikan catatan kritis terkait kondisi pendidikan di Kabupaten Garut. Ia menyoroti penurunan angka keberlanjutan sekolah dari tingkat SD ke SMP yang cukup drastis.

Berdasarkan data, jika partisipasi SD mencapai 99 persen. Angka tersebut menurun menjadi 87 persen di tingkat SMP.

"Ada sekitar 13 persen yang tidak melanjutkan sekolah. Saya meminta kepada jajaran PD IPM melalui cabang-cabang wilayah masing-masing untuk menyisir dan menemukan siapa saja siswa SD yang tidak melanjutkan ke SLTP," katanya disela Pengukuhan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Garut Periode 2025-2027, di Garut, Senin, 19 Januari 2026.

Baca juga : Program "Ngopi", Kampanye Masif Garut Zero Waste

"Ayo bersama-sama menuntaskan persoalan berkaitan dengan kependidikan di Kabupaten Garut," katanya.

Sementara Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha, berpesan agar pengurus baru tidak hanya berfokus pada program formal, tetapi juga pada pembentukan karakter manusia dan kepedulian lingkungan.

"Tapi yang terpenting dibalik itu adalah bagaimana penyelesaikan alam dengan pertama kali menyelesaikan manusianya, bagaimana hatinya ditata, bagaimana perilakunya dikembalikan kepada yang seharusnya hadir," katanya.

Diakhir, ia berpesan kepada pelajar muhammadiyah Garut mengharuskan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap aspek sosial yang terjadi di kehidupan tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....