Pemkot Cimahi Fokus Tingkatkan Kompetensi SDM Tekan Pengangguran
- 08 Nov 2025 17:57 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia (SDM) lokal sebagai strategi utama menekan angka pengangguran di daerah. Fokus penguatan kapasitas tenaga kerja ini dinilai lebih penting dibanding sekadar menurunkan angka statistik pengangguran.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengungkapkan bahwa Pemkot Cimahi akan terus memprioritaskan peningkatan kualitas SDM agar selaras dengan kebutuhan industri dan dunia kerja.
Meski menghadapi efisiensi anggaran akibat pengurangan dana transfer daerah (TKD) pada 2026, program pelatihan dan peningkatan keterampilan tetap akan dijalankan.
“Ini akan tetap dilaksanakan, meskipun ada perubahan skema anggaran 2026. Peningkatan kapasitas SDM di Kota Cimahi harus terus ditingkatkan agar masyarakat siap bersaing di dunia kerja,” ujar Adhitia, Jumat (7/11/2025).
Langkah tersebut menjadi tindak lanjut atas tren positif menurunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Cimahi turun dari 10,52 persen pada 2023 menjadi 8,97 persen pada 2024, dan kembali menurun menjadi 8,75 persen pada 2025.
Menurut Adhitia penurunan sekitar 22 persen itu menempatkan Cimahi di peringkat kedua tertinggi TPT di Jawa Barat, di bawah Kabupaten Bekasi yang mencapai 8,78 persen. Sementara peringkat terendah ditempati Kabupaten Pangandaran dengan 1,91 persen.
“Kami bersyukur, tingkat pengangguran terbuka Cimahi turun 0,22 poin. Artinya, kita sudah tidak lagi menempati posisi tertinggi di Jawa Barat,” ucap Adhitia.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan pengentasan pengangguran belum selesai. Menurutnya, penurunan angka tidak cukup tanpa langkah konkret untuk memperkuat kemampuan dan peluang kerja masyarakat.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Pemkot Cimahi berencana mengganti program job fair yang selama ini rutin digelar dengan skema baru bernama Cimahi Job Connect. Melalui sistem ini, pemerintah akan langsung menghubungkan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan calon pekerja yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan.
“Kita ingin membangun sistem job connect, bukan sekadar job fair. Jadi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja bisa langsung terkoneksi dengan calon tenaga kerja yang sudah siap dan kompeten,” kata Adhitia.
Dengan pendekatan berbasis kompetensi dan konektivitas kerja, Pemkot Cimahi berharap dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus menekan angka pengangguran secara signifikan di tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....