Wamendikdasmen Pastikan TKA di Bandung Berlangsung Aman
- 03 Nov 2025 13:17 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, melakukan peninjauan langsung hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 2 Bandung dan SMA Negeri 20 Bandung. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan TKA di Bandung berlangsung dengan aman, lancar, jujur, dan gembira.
"Hari ini menjadi sejarah bagi peserta didik seluruh Indonesia kelas 12 di SMA maupun SMK yang melaksanakan TKA. Dari peninjauan dua sekolah ini saya melihat seluruh persiapan dan pelaksanaan berlangsung dengan aman dan lancar," ungkap Atip Latipulhayat, di Bandung, Senin (3/11/2025).
Baca juga:Hadapi Berbagai Ancaman Bencana, Tagana Siagakan 110 Persinil
Kepada para peserta didik, Wamen Atip juga turut memberikan pesan motivasi bahwa sejatinya semua murid memiliki bentuk kepandaiannya masing-masing.
Oleh karena itu, Wamen Atip menegaskan bahwa TKA bukanlah akhir dari segalanya, melainkan menjadi alat mengukur sejauh mana kompetensi tersebut dan awal menatap masa depan yang gemilang.
"Selamat mengikuti TKA, persiapkan diri dengan baik. Jalani TKA dengan yakin, semangat, fokus, jujur, dan gembira," pungkas Wamen Atip.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Bandung, Hasan Iskandar, mengatakan bahwa tahun ini sekolahnya mengikutsertakan sebanyak 644 murid dalam TKA 2025. Sejumlah persiapan telah banyak dilakukan sekolah, mulai dari sosialiasi, pendalaman materi secara berkala, hingga simulasi pelaksanaan.
Hasan menyebut, persiapan akhir yang dilakukan sekolah adalah melakukan pengecekan serta memastikan laboratorium tempat TKA beserta kelengkapannya sudah siap dengan sempurna.
"Dengan semua persiapan yang kami lakukan, kami berikhtiar agar TKA di sekolah kami berjalan dengan aman dan sukses. Di samping itu, kami berharap murid kami mendapatkan hasil maksimal dalam TKA dan menjadi sebuah tolak ukur khususnya murid SMK guna memantapkan langkah mereka ke depan, melanjutkan jenjang pendidikan atau masuk ke dunia industri," papar Hasan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....