BMKG Bandung Ingatkan Warga, Oktober Potensi Hujan Tinggi

  • 11 Sep 2025 14:01 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki awal musim hujan yang diprediksi mulai terjadi pada Oktober 2025. Intensitas hujan saat ini terpantau cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan dampak berupa genangan, banjir, tanah longsor, hingga angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung Raya.

Prakirawan BMKG Bandung, Yuni Yulianti, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada masa peralihan dari kemarau ke musim hujan bersifat dinamis dan tidak menentu.

“Masyarakat dihimbau untuk waspada potensi hujan dengan intensitas mulai dari ringan hingga lebat. Dampaknya bisa berupa genangan, banjir, hingga tanah longsor. Selain itu, juga ada potensi angin kencang,” ujar Yuni Kamis (11/9/2025).

Menurut Yuni, dinamika cuaca ini juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Perubahan suhu yang cukup ekstrem dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

Baca juga: September Masa Transisi, Hujan Lebat Berpotensi Hingga Oktober

“Pagi hari terasa dingin, siangnya panas, lalu sore hingga malam kembali turun hujan. Kondisi ini bisa memicu gangguan kesehatan seperti batuk dan pilek, sehingga masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan baik,” katanya.

BMKG memprediksi dalam sepekan ke depan sebagian besar wilayah Jawa Barat, baik di bagian utara maupun selatan, masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Kondisi ini perlu diantisipasi terutama di kawasan rawan banjir dan longsor.

“Untuk wilayah Bandung Raya, kemungkinan terjadinya genangan dan banjir tetap ada. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah lereng,” katanya.

Yuni menambahkan, kondisi yang terjadi saat ini merupakan transisi dari musim kemarau menuju musim penghujan. BMKG pun mengingatkan agar masyarakat, termasuk para petani, lebih berhati-hati dalam menyikapi perubahan cuaca.

“Memasuki musim hujan, petani perlu mengantisipasi pola tanam agar hasil panen tidak terganggu. Sementara masyarakat umum diharapkan menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah cuaca yang berubah-ubah,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....