Serba Serbi Proses Pembuatan Wayang Golek
- 30 Agt 2025 16:29 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Wayang Golek merupakan Seni Budaya Masyarakat Suku Sunda yang sampai saat ini dapat tetap bertahan di tengah kehidupan modern. Peminat Seni Budaya Wayang Golek pun kini semakin berkembang, tidak hanya terbatas di kalangan orang tua saja tetapi juga merambah kalangan anak muda.
Jenis-jenis utama wayang golek adalah Wayang Golek Cepak (atau Papak) yang menceritakan babad dan legenda di Cirebon, Wayang Golek Purwa yang mengangkat kisah dari epos India (Mahabharata dan Ramayana) dengan bahasa Sunda, dan Wayang Golek Modern yang merupakan kreasi baru dengan melibatkan teknologi dan efek pementasan modern.
Jenis kayu yang digunakan untuk pembuatan wayang golek umumnya menggunakan kayu mahoni dan kayu Albasia. Kayu ini juga tergolong tahan terhadap perubahan cuaca baik dingin maupun panas. Penggunaan kayu jenis lame juga bertujuan untuk mengantisipasi kerapuhan apabila mendapat pembeli dari luar negeri yang memiliki empat musim.
Selain bahan kayu, wayang golek juga membutuhkan bahan cat terutama dari bahan cat duko yang biasa digunakan untuk mengecat mobil. Cat jenis ini menguntungkan karena selain cepat kering, juga daya tahan, tingkat kecerahan, dan sifat cat yang cepat merata ke seluruh permukaan wayang golek.
Untuk membuat wayang golek, ada beberapa peralatan khusus dalam pengerjaannya dan tergolong sangat sederhana seperti bedog atau golok, gergaji, kampak besar, kampak kecil, pisau raut atau pisau ukir, dan lain sebagainya. Proses pembuatan wayang golek secara keseluruhan biasanya dikerjakan oleh beberapa orang, diantaranya yang membuat kepala wayang, sedangkan untuk menyelesaikan 1 buah wayang golek dengan aksesorisnya dibutuhkan waktu kurang lebih 3 hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....