Mengenal Sejarah Televisi di Republik Indonesia

  • 25 Agt 2025 19:16 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Setiap tanggal 24 Agustus, Indonesia memperingati Hari Televisi Nasional. Sebuah momentum yang mengingatkan kita pada perjalanan panjang dunia penyiaran di tanah air.

Sejak pertama kali mengudara pada 1962 untuk menyiarkan Asian Games IV di Jakarta, televisi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dari layar hitam-putih hingga era digital, kehadiran televisi tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi, informasi, dan perekat sosial bangsa.

Memahami kembali sejarah televisi di Indonesia memberikan gambaran bagaimana media ini berkembang dan beradaptasi mengikuti zaman. Sekaligus menegaskan perannya yang tetap relevan di tengah gempuran platform digital masa kini.

Berikut ini adalah sejarah hari televisi di Indonesia, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber, Senin (25/8/2025).

Baca juga : TVRI Borong Penghargaan KPI pada APRA 2025

Awal mula diperingati-nya Hari Televisi Nasional tidak bisa dilepaskan dari berdirinya Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai stasiun televisi pertama di tanah air. Pada dekade 1960-an, televisi masih menjadi teknologi baru yang mulai diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Kehadiran televisi sendiri pertama kali masuk ke Indonesia ketika Uni Soviet membawanya dalam rangka pameran Perayaan 200 Tahun Kota Yogyakarta. Adapun siaran perdana televisi di Indonesia dilakukan pada 17 Agustus 1962 oleh TVRI, yang menayangkan langsung upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-17 dari Istana Negara.

Meski demikian, peresmian resmi televisi baru dilakukan seminggu kemudian, tepatnya pada 24 Agustus 1962, ketika Presiden Soekarno meresmikan TVRI bertepatan dengan pembukaan Asian Games IV di Jakarta. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Televisi Nasional.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....