Kesenian Degung Dicintai Oleh Pusaka Sunda dari Amerika
- 25 Jul 2025 15:34 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Degung adalah salah satu kesenian yang ada di Jawa Barat. Kesenian Degung menarik perhatian masyarakat Amerika yang terbentuk dalam sebuah grup Lingkung Seni Pusaka Sunda.
Pusaka Sunda diketuai oleh bapak Burhan, seniman asli dari Bandung Jawa Bawat yang sudah lama tinggal di Amerika. Burhan adalah maestro pemain Suling Sunda yang pernah bekerja di RRI Bandung sebagai tim kesenian.
Setelah menikah dengan Raine yang merupakan warga negara Amerika, Burhan ikut berpindah bersama istrinya ke Amerika. “dulu ketika saya bekerja di RRI Bandung sebagai tim kesenian khususnya bermain Suling Sunda, Raine datang ke RRI Bandung untuk belajar Suling Sunda dan pada akhirnya saya berjodoh dengannya, kemudian setelah menikah saya pindah ke Amerika bersama istri saya.”, dijelaskan Burhan ketika diwawancara di programa 4 RRI Bandung..
Kecintaanya terhadap kesenian Sunda, tidak berhenti sampai Bapak Burhan berpindah dari Indonesia ke Amerika. “saya membawa kesenian Sunda ke Amerika, memperkenalkan dan mengajarkan bermain gamelan Degung, Suling, Kecapi dan Kawih kepada masyarakat Amerika yang tertarik akan Kesenian Sunda”. Lanjut Burhan.
Antusias masyarakat Amerika yang ingin belajar Kesenian Sunda khususnya Gamelan Degung, Suling dan Kawih, menjadikan dirinya membentuk satu grup atau Lingkung Seni yang diberi nama “Pusaka Sunda”. Bahkan beberapa kali, Burhan bersama rekan-rekannya dari grup Pusaka Sunda datang ke Bandung untuk menampilkan kepiawaian grup Pusaka Sunda dalam bermain Degung.
Bukan tanpa alasan Burhan membentuk grup Pusaka Sunda dan berbagi ilmu tentang Kesenian Sunda kepada masyarakat Amerika. “saya berharap eksistensi saya dalam memperkenalkan dan mengajarkan Seni Degung, Suling dan Kawih Sunda kepada masyarakat Amerika dapat membuka kesadaran masyarakat Sunda khususnya untuk mau mencintai Kesenian Sunda, karena orang Amerika saja bisa mencintai Seni Sunda, orang Sunda nya juga harus mencintai, melestarikan Seni Sunda agar tidak hilang seiring waktu.”, pungkas Burhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....