Makna Panca Waluya Dalam Kebudayaan Sunda

  • 04 Jun 2025 13:05 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Ajaran Kebajikan yang terkandung di dalam kebudayaan di Indonesia sangat beragam. Salah satu ajaran kebajikan yang ada di dalam kebudayaan Sunda terkandung dalam istilah Panca Waluya.

Panca memiliki arti lima, dan Waluya memiliki arti kesempurnaan, jadi secara harfiah makna dari Panca Waluya adalah Lima Kesempurnaan. Panca Waluya jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka dapat membentuk karakter manusia yang memiliki daya guna.

Panca Waluya diantaranya adalah Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Setiap kata memiliki arti dan makna yang sangat dalam. Ditulis dalam laman jabarprov.go.id dalam judul “Pendidikan Karakter Generasi Panca Waluya”, Cager memiliki arti sehat, Cageur; membentuk kesemaptaan fisik yang lebih baik sehingga energi tersalurkan untuk mengoptimalkan ketahanan fisik, dan disertai penguatan mental spiritual yang mendorong tanggung jawab terhadap sesama, alam, dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Bageur memiliki arti baik, bageur dapat menumbuhkan sikap percaya diri dalam berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat. Sikap ini bisa membentuk diri mampu berkolaborasi dengan semangat saling menghargai dan membentuk kualitas kepemimpinan yang kuat sehingga tumbuh tanggung jawab terhadap perilaku atau perbuatan yang berdampak pada diri sendiri, alam dan lingkungan masyarakat.

Bener memiliki arti benar, bener dapat menumbuhkan disiplin dan integritas dalam mengelola aktifitas keseharian secara bertanggung jawab dan konsisten. Selain itu sikap ini juga menjadi agen perubahan dalam mewujudkan generasi yang tangguh dan mengimbaskan nilai-nilai bela negara terhadap sesama peserta didik.

Pinter memiliki arti Pintar, makna didalamnya adalah untuk meningkatkan pemahaman baru tentang pentingnya hidup tertib, mentaati norma, etika, dan peraturan yang mengikat dalam tatanan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lebih jauhnya adalah agar mampu mengatasi masalah dan tantangan hidup, proaktif, beretos kerja tinggi, dan berprestasi.

Singer memiliki arti terampil, mahir, atau piawai dalam bergaul dan wanter (berani) menjalani hidup. Selain itu Singer juga dapat meningkatkan kecekatan dan kemampuan responsif terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, serta dasar-dasar kepemimpinan.

Dengan demikian makna dan nilai yang terkandung dalam Panca Waluya adalah agar masyarakat Sunda menjadi manusia yang mampu menjawab tangtangan zaman. Sesuai dengan kata bijak yang mengatakan “Kebudayaan adalah identitas yang melekat. Dan bangsa yang besar, adalah bangsa yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebudayaannya sendiri.”.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....