Pemkot Cimahi Terima Bantuan Sapi Limosin dari Presiden
- 03 Jun 2025 13:51 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Pemerintah Kota Cimahi menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi jenis Limosin berbobot 1,2 ton dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka perayaan Iduladha 1446 Hijriah/2025. Penyerahan secara simbolis dilakukan pada Senin (2/6/2025) dan diterima langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bantuan hewan kurban berupa sapi dengan berat mencapai 1,2 ton. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana saat menerima sapi tersebut di Kampung Torobosan, RT 04/RW 12, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara.
Sapi berusia lima tahun itu diberi nama Dong Dong dan merupakan hasil ternak Atep Purnairawan (53), seorang peternak lokal yang berdomisili di kawasan Cipageran. Rencananya, sapi Presiden tersebut akan disembelih di Masjid Agung Kota Cimahi usai pelaksanaan salat Iduladha.
Baca juga : Masyarakat Kota Bandung Diminta Potong Kurban di RPH
Selain menerima bantuan dari Presiden, Pemerintah Kota Cimahi juga akan melaksanakan ibadah kurban secara mandiri yang dititipkan dan dilaksanakan di Masjid Agung Cimahi.
“Pemerintah Kota Cimahi juga menyiapkan hewan kurban sendiri yang akan disalurkan melalui Masjid Agung,” ucap Ngatiyana.
Ia menjelaskan, sapi Dong Dong merupakan salah satu dari dua ekor sapi unggulan milik Atep Purnairawan yang mampu mencapai bobot lebih dari satu ton. Sapi lainnya, bernama Bon Bong, saat ini berusia empat tahun.
“Dong Dong dulunya memiliki berat sekitar 600 kilogram, kini telah mencapai 1,2 ton berkat teknik perawatan yang baik,” katanya.
Pemerintah Kota Cimahi pun berharap keberhasilan Atep dalam beternak dapat menjadi inspirasi dan sumber edukasi bagi peternak lain di wilayah tersebut, terutama di Kelurahan Cipageran yang dikenal memiliki banyak peternak sapi.
“Kami meminta Pak Atep untuk membagikan pengetahuannya kepada masyarakat, khususnya di Cipageran, agar para peternak lain juga bisa menghasilkan sapi-sapi berkualitas,” jelasnya.
Menurut Ngatiyana, keberhasilan tersebut tidak lepas dari teknik pemberian pakan yang optimal. Atep diketahui menggunakan pakan fermentasi dengan kandungan vitamin tinggi, sehingga sapi-sapinya tumbuh sehat dan cepat gemuk.
“Dong Dong adalah bukti nyata keberhasilan metode tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan seluruh hewan kurban di wilayah Cimahi telah melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh tim pemeriksa hewan yang dibentuk oleh pemerintah kota.
“Kami telah membentuk tim yang terdiri dari 30 petugas untuk memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban secara langsung ke lapangan. Tujuannya agar hewan yang dikurbankan benar-benar sehat, aman, dan layak dikonsumsi,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....